Senin, 06 September 2010
 
   Radar Jember
[ Senin, 08 Februari 2010 ]
Mandikan Patung dan Doakan Gus Dur
MENJELANG Imlek 2561 yang masih kurang seminggu lagi, puluhan patung yang di Vihara Adi Padma Dusun Karangasem Desa Glagahwera Panti Jember kemarin diturunkan dan dimandikan.

Patung-patung itu dimandikan dengan menggunakan air mawar dan air kayu cendana, air teh dan air biasa. Bahkan untuk orang yang memandikan satu hari sebelumnya harus makan makanan yang vegetaria.

Beberapa patung itu diantaranya patung Dewi Kwan Im dan beberapa patung lainnya.

Menurut Hendro, wakil Ketua Pengurus di Vihara Adi Padma mengatakan perayaan Imlek ke 2561 ini adalah tahun macan. Seperti diketahui bahwa macan mempunyai sifat yang agresif. '' Jadi semoga Negara kita ditahun macan ini diberi aman dan sejahtera. Bangsa Indonesia semakin makmur dan sejahtera,''katanya.

Pihaknya juga akan melakukan doa untuk 40 hari wafatnya Abdurahman Wahid (Gus Dur). Selain dilakukan oleh umat Tri Dharma juga akan mengundang warga sekitar dan para kiai dan kalangan mahasiswa untuk tahlil.

Jika umat Klenteng (umat Tri Dharma) akan melakukan doa bersama di dalam Vihara. '' Sementara untuk umat Islam akan tahlil bersama dilakukan di halaman belakang Vihara setelah bagda magrib, '' katanya.

Doa dan tahlil bersama ini tidak lain untuk menghormati Gus Dur karena sudah mempersatukan umat. '' Mengingat jasa-jasa gus dur kepada suku Tionghoa, dan Budha. Bahkanoleh Gus Dur, Imlek dijadikan hari raya besar nasional dan Konghucu diakui sebagai agama, '' kata Hendro.(jum)