[ Senin, 08 Februari 2010 ]
Harus Serahkan 70.229 KTP
Pintu Masuk bagi Calon Independen
JEMBER - Calon perseorangan yang lebih dikenal dengan independen tidak akan mudah untuk menjadi calon resmi dalam pemilukada 7 Juli 2010 mendatang. Pasalnya, mereka harus menyerahkan surat dukungan yang dilampiri foto kopy KTP sebanyak 70.299. Yaitu, tiga persen dari jumlah penduduk Jember yang mencapai 2.340.940 jiwa.
Surat dukungan itu pun harus tersebar di 17 dari 31 kecamatan di Jember. "Yang ber-meterai. Satu desa bisa satu meterai," kata Itok Wicaksono, anggota KPU Jember di sela-sela acara Sarasehan yang digelar Barisan Muda (BM) PAN di Kantor DPD PAN Jalan Jayanegara, kemarin.
Dengan persyaratan seberat itu, diperkirakan tidak banyak kandidat yang bisa memenuhinya. Karena itu, diperkirakan tidak banyak kandidat yang bisa lolos ke tahap pencalonan yang dijadwalkan KPU mulai dilakukan Maret 2010. Berbeda dengan kondisi saat ini, banyak calon yang mengaku bakal berangkat melalui jalur calon independen.
Mantan pembantu rector (PR) III Unmuh Jember itu menambahkan pihaknya melanjutkan tahapan pemilukada Jember. Salah satunya, menggelar sosialisasi yang dikemas dalam sarasehan yang digelar DPD BM PAN Jember.
"Kami giatkan sosialisasi," imbuhnya. PasalnyaKPU Jember diharuskan mengurangi jumlah tempat pemungutan suara (TPS) dari jumlah TPS pemilu legilaif (pileg) dan pemilu Presiden (pilpres) 2009 lalu. Sebab, dana untuk pemilukada 2010 terbatas.
"Itu bukan mengurangi tapi untuk menyesuaikan anggaran," ujarnya. Dalam pemiluka 7 Juli 2010, KPU Jember hanya mendapatkan dana Rp 33 miliar untuk dua putaran. Sedangkan untuk menggelar pemilukada pertama hanya disetujui Rp 25 miliar saja oleh Pemkab Jember.
Dia menjelaskan, jumlah TPS dalam pemilukada berkurang 1.300 dibnadingkan pilpres yang mencapai 4.906 TPS. Namun, diperkirakan jumlah TPS pemilukada masih lebih banyak dibandingkan pemilihan gubernur Jatim yang hanya 3.400 TPS saja.
Karena itu, KPU Jember terus menggiatkan kegiatan sosialisasi. "Salah satu solusianya adalah sosialisasi dengan semua elemen di Jember. Termasuk sarasehan yang di gelar BM PAN ini," ujarnya. Dia menegaskan, KPU Jember siap bekerjasama dengan semua pihak untuk mensosialisasikan pemilukada.
Rendra Wirawan, salah seorang pengurus DPD PAN Jember yang menjadi pemateri menegaskan siap mendukung upaya KPU Jember melakukan sosialisasi. " Kami siap mendukung KPU Jember dalam sosialisasi pemilukada, Sebab, pemilukada adalah pesta demokrasinya rakyat Jember,'' kata ketua Pengkab Paralayang Jember ini.
Gencarnya sosialisasi akan membangun mental masyarakat untuk berbondong-bondong ke TPS-TPS dalam pemilukada.
Bukhori, ketua BM PAN Jember mengakui perlunya sosialisasi. "Sosialisasi tidak hanya tanggungjawab KPU Jember tapi juga semua elemen masyarakat," kata Bukhori kepada RJ kemarin. Kareha itu, setelah pemuda BM PAN mendapatkan materi maka akan diteruskan ke masyarakat luas. (aro)