Senin, 06 September 2010
 
   Radar Jember
[ Selasa, 09 Februari 2010 ]
Jembatan Grobogan Hari Ini Diuji Coba
LUMAJANG - Jembatan Grobogan di Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, hari ini akan diujicobakan. Uji coba dilakukan setelah instansi berwenang melakukan perbaikan sekitar tiga pekan setelah jembatan tersebut diketahui rusak parah. Selama masa perbaikan itu, Jembatan Grobogan ditutup total.

Kemarin (8/2) perbaikan di jembatan yang dibangun pada 1890 itu memasuki tahap akhir. "Sekarang proses finishing," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lumajang Nugroho Dwi Atmoko kepada RJ kemarin.

Finishing yang dimaksud, kata dia, adalah proses pengaspalan di atas jembatan. Aspal baru itu memiliki ketebalan antara empat sampai lima sentimeter. Selain itu, untuk menguatkan kontruksi jembatan, pagar baja juga dipasang di tepi jembatan.

Pagar baja itu, kata dia, sudah dipasang sejak awal Februari. Saat ini sedang tahap finishing dengan dicat warna silver. Kepastian pembukaan jembatan yang dikenal dengan sebutan buk panjang itu menunggu uji coba hari ini.

Rencananya, hari ini uji coba dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan. Hal ini untuk memantau sejauh mana kekuatan Jembatan Grobogan. Bila setelah dilalui kendaraan ditemukan kerusakan, misalnya jalan gelombang, maka akan dikaji ulang.

Namun, hal itu tidak serta-merta membatalkan rencana pengoperasian jembatan. Bila yang bergelombang aspal jalan, maka masih bisa tetap dilalui. Namun bila disebabkan kesalahan konstruksi jembatan, akan ada kajian ulang.

Dari uji coba itu, kata dia, akan diketahui kapan dan sejauh mana jembatan bisa dilalui. "Kalau tidak ada halangan, minimal hari Rabu (10/2) bisa dilewati kok," ungkapnya. Uji coba akan dipantau langsung oleh Direktur Teknis Kementerian PU.

Soal pengaturan arus lalu lintas di jembatan, Nugorho menyatakan, akan diputuskan melalui evaluasi terpadu terkait persiapan pembukaan jembatan. Evaluasi itu akan melibatkan Balai Besar Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jatim, dinas PU kabupaten, Dishub Lumajang, maupun Satlantas Polres Lumajang.

Selain kebutuhan rambu-rambu lalu lintas, pengaturan jalur juga dibahas secara rinci. "Apakah menggunakan lampu pengatur atau hanya petugas saja yang berjaga," ujarnya. Dia tetap mengimbau pengendara yang melintas untuk tetap berhati hati saat melintas. (wis)