Senin, 06 September 2010
 
   Radar Jember
[ Selasa, 09 Februari 2010 ]
Ratusan Lapak PKL Dibongkar
jember - Kondisi (pedagang kaki lima) PKL di sepanjang jalan Untung Suropati, mulai pagi kemarin terlihat berbeda dibandingkan hari-hari sebelumnya. Lapak-lapak PKL yang awalnya terlihat kumuh, mulai terlihat tertata rapi. Ini setelah malam harinya, para PKL secara beramai-ramai benah-benah rombong PKL hingga larut malam.

Bahkan, untuk benah-benah lapak PKL ini, ada yang sampai mengajak istri dan anak mereka. Sontak, kondisi jalan Untung Suropati malam kemarin sangat ramai dengan para PKL yang bahu-membahu membongkar dan menata lapak yang terlihat kumuh.

"Para PKL dengan kesadaran sendiri merapikan lapak mereka. Apalagi, selama ini jalan Untung Suropati yang terlihat paling kumuh," ujar Hasi Madani, kepala Dinas Pasar Jember, kemarin.

Menurut Hasi, dengan dirapikannya lapak PKL, badan jalan di Untung Suropati semakin lebar. "Pagi kemarin, saat lapak PKl ditutup, lebar badan jalan sudah terlihat lebar antara 3 sampai 4 meter," paparnya.

Menariknya, dalam penataan rombong PKL, telah disediakan ruang bagi pemilik toko untuk jualan. Sehingga, saat rombong PKL tutup, pemilik toko bisa lebih leluasa membuka dagangannya.

Hasi menambahkan, jumlah PKL yang mangkal di jalan Untung Suropati hingga kini kisaran 130 PKL. Sedangkan di Jalan Samanhudi hanya ada sekitar 31 PKL. Dijelaskan, sesuai aturan yang berlaku, PKL yang hendak berjualan, terlebih dahulu harus meminta izin dari Satpol PP Pemkab Jember. Maka dari itulah, bagi PKL yang punya izin, hendaknya segera mengurus. "Ini sesuai dengan aturan," tegasnya.

Terkait penataan PKL di Jalan Untung Suropati, Hasi menjelaskan, hanya memfasilitasi saja. Termasuk dalam urusan bantuan kredit terpal untuk para PKL. "Sehingga saat hujan turun, terpal tersebut tidak sampai membasahi dagangan PKL," ungkapnya.

Hasi juga bersyukur, penataan PKL bisa berjalan berkat kerja sama dan kesadaran para PKL. "Ini murni bottom up atas kemauan dan kesadaran para PKl untuk menertibkan dirinya sendiri," ujarnya. (wnp)