Kamis, 02 September 2010
 
   Radar Kediri
[ Selasa, 02 Desember 2008 ]
Cari Pelatih Lisensi A
Persik Terancam Tercoret dari ISL

KEDIRI- Persik punya pekerjaan tambahan menjelang putaran kedua Indonesia Super League (ISL). Mereka harus segera mendapatkan pelatih kepala yang memenuhi syarat. Bila tidak, Persik bisa tercoret dari daftar tim peserta ISL.

Keharusan memakai jasa pelatih berlisensi A tersebut muncul setelah Badan Liga Indonesia (BLI) memberikan desakan kepada klub-klub peserta, termasuk Persik. Otoritas kompetisi kasta teratas di tanah air tersebut meminta semua tim memiliki pelatih yang berlisensi A. Kepemilikan lisensi A tersebut adalah standar bagi tim peserta ISL.

Permintaan BLI tersebut tak bisa dianggap enteng. Sebab, permintaan yang muncul dalam manager meeting beberapa waktu lalu di Jakarta tersebut juga disertai ancaman sanksi. "BLI akan mencabut keikutsertaan tim yang tidak memiliki pelatih berlisensi A di putaran kedua nanti," kata Iwan Boedianto, manajer Persik kemarin.

Bagi Persik, desakan BLI tersebut sekaligus memunculkan masalah baru. Sebab, saat ini mereka telah ditinggal pelatih kepala mereka, Arcan Iurie Anatolivicie. Sejak kepergian pelatih asal Moldova tersebut Persik praktis ditangani oleh karteker pelatih Aris Budi Sulistyo. Dia dibantu oleh pemain senior Harianto dan pelatih kiper Sukriyan.

Padahal, Aris baru mengantongi lisensi B. Itupun baru diperoleh mantan pemain Persik tersebut pada Oktober lalu. Ketika Pengprov PSSI Jatim menggelar kursus pelatih di Kediri.

Ketentuan BLI tersebut menjadi problem pelik bagi Persik. Penyebabnya adalah kondisi keuangan mereka yang belum juga mendapat titik cerah bisa lepas dari krisis. Cekaknya dana yang mereka miliki membuat upaya mencari pelatih baru menjadi hal yang relatif sulit.

"Sebenarnya kami ingin tetap pakai karteker Aris Budi (sebagai pelatih kepala) saja dan Harianto (asisten pelatih). Tapi kalau kondisinya begini mau bagaimana lagi," keluh Iwan.

Lalu, siapa pelatih yang diincar? Iwan mengaku belum bisa memberikan jawaban. Menurutnya, saat ini dia baru melaporkan ke pengurus terkait aturan tersebut. Sedangkan untuk soal nama pelatih, belum disinggung.

Namun, rumor yang berkembang, ada nama pelatih yang sudah mulai muncul. Yaitu Aji Santoso. Pelatih kesebelasan Jatim di PON XVII di Kaltim tersebut saat ini belum punya tim yang ditangani. Mantan pemain Arema ini juga sudah mengantongi lisensi A. (jie/fud)