
Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa
JawaPos.com - Perenang putra Indonesia I Gede Siman Sudartawa harus memperbaiki catatan waktunya di nomor gaya punggung 100 meter agar bisa tembus ke Olimpiade Tokyo 2020.
Untuk diketahui, Siman sebetulnya merupakan perenang spesialis 50 meter gaya punggung putra. Sayangnya, nomor andalannya ini ditiadakan di Olimpiade Tokyo 2020.
Karenanya, mau tidak mau Siman harus membenahi catatan waktunya di nomor 100 meter agar bisa mentas di Jepang. Untuk diketahui, khusus untuk nomor 100 meter gaya punggung putra, Olympic Qualifying Time atau catatan waktu minimal untuk lolos kualifikasi Olimpiade adalah 53,85 detik. Siman belum mencapai batasan waktu tersebut.
"Masih kurang 1 detik koma sekian sih. Olimpiade kan tahun 2020. Habis SEA Games 2019 nanti baru benar-benar fokus di nomor 100 untuk Olimpiade," kata Siman.
Siman menuturkan, untuk membantu hal tersebut, ia butuh mengikuti kejuaraan yang lebih banyak. Ini diperlukan agar ia bisa terus memperbaiki catatan waktunya di tengah atmosfir pertandingan. Sayangnya, kejuaraan untuk atlet di kelompok usianya yang sekarang tidak banyak.
"Seiring umur bertambah, kejuraannya makin sedikit, nggak seperti yang muda-muda. Mereka lebih banyak. Sebenarnya semakin level meningkat, semakin banyak turnamennya akan lebih baik. Lebih banyak latih tanding kan lebih bagus," kata Siman.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
