JawaPos.com – Saat ini, banyak individu produktif dengan penghasilan memadai yang belum menyadari bahwa kelayakan mereka di mata lembaga keuangan sangat ditentukan oleh Laporan Kredit.
Laporan ini mencakup profil kedisiplinan pembayaran, riwayat utang, hingga status kolektibilitas berdasarkan standar Otoritas Jasa Keuangan No.40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, meliputi klasifikasi kredit seperti kredit lancar, kredit dengan perhatian khusus, kredit tidak lancar, kredit diragukan, dan kredit macet.
Kebutuhan masyarakat akan layanan finansial yang terus meningkat harus diimbangi dengan transparansi data dan kemampuan proteksi diri.
Dengan memantau laporan ini secara rutin, masyarakat dapat secara proaktif membangun profil finansial yang sehat agar selalu dalam kondisi prima saat dibutuhkan.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Ramadhan Hari ke 13 untuk Wilayah Ngawi dan Sekitarnya Selasa, 3 Maret 2026
“Fitur Laporan Kredit kami hadirkan bukan hanya sekadar alat pengecekan skor, melainkan sebagai bentuk dukungan nyata kami dalam meningkatkan literasi keuangan. Kami ingin setiap pengguna dapat mengakses data keuangannya secara mudah, sehingga mereka bisa mengambil kendali penuh atas reputasi kredit mereka dan mengambil keputusan finansial dengan lebih bijak dan percaya diri,” jelas Fung Fuk Lestario selaku Direktur Utama Cermati, dalam keterangan tertulis yang diterima.
Ia meneruskan, fiitur Laporan Kredit tersebut dirancang sebagai solusi komprehensif yang mengedepankan kemudahan bagi penggunanya. Informasi keuangan dikemas menjadi tampilan visual yang simpel dan mudah dimengerti. Selain itu, aksesnya pun fleksibel karena pengguna bisa memantau datanya kapan saja lewat aplikasi.
Baca Juga: iPhone 17e Resmi Diperkenalkan, Bawa Chip A19, Kamera 48 MP, dan Memori Mulai 256 GB
Fung melanjutkan, fitur ini juga berperan sebagai cara ampuh untuk memantau keamanan identitas pengguna tetap aman dan digunakan secara bertanggung jawab.
“Lebih dari sekadar pemantauan, kami turut memberikan edukasi dan panduan strategis bagi pengguna untuk meningkatkan skor kredit mereka, yang secara langsung membuka peluang lebih besar dalam mendapatkan persetujuan layanan finansial di masa depan,” tambah Fung.