← Beranda
Snap Hadirkan Specs Intelligence, AI yang Diklaim Paham Kebutuhan Pengguna
Nanda Prayoga• Jumat, 18 September 2026 | 13.00 WIB
Ilustrasi Snap. (Engadget)

JawaPos.com - Snap memilih pendekatan yang lebih terbatas dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di pengembangan media sosialnya.

Kini, Snap mulai memperluas pemanfaatan AI melalui asisten mandiri bernama Specs Intelligence.

Layanan tersebut diperkenalkan bersamaan dengan kacamata augmented reality (AR) Specs yang telah didesain ulang.

Seperti dilansir dari Engadget, Snap menyebut Specs Intelligence sebagai layanan AI "antisipatif" yang akan menjadi salah satu fitur utama pada perangkat keras terbaru perusahaan.

Baca Juga: Foto Profil Instagram Ningning aespa Picu Kritik, Dianggap Terlalu Provokatif

Namun, layanan tersebut juga akan tersedia sebagai aplikasi khusus di perangkat desktop dan seluler bagi pengguna yang tidak memiliki kacamata Specs.

Snap memang tidak secara langsung menyebut Specs Intelligence sebagai agen maupun asisten AI.

Meski demikian, cara kerjanya memiliki kemiripan dengan konsep asisten AI yang mulai dikembangkan perusahaan teknologi lain.

Snap menjelaskan bahwa Specs Intelligence dapat membangun pemahaman mengenai tujuan, prioritas, hubungan, serta rutinitas pengguna berdasarkan aplikasi dan perangkat yang mereka pilih untuk dihubungkan.

Berbeda dari fitur AI yang sebelumnya hadir di Snapchat, Specs Intelligence beroperasi secara terpisah dari aplikasi tersebut.

Baca Juga: Instagram Bikin Profil Makin Fleksibel, Foto yang Menandai Anda Kini Bisa Masuk Grid

Layanan ini juga tampak lebih berfokus pada produktivitas dan pengelolaan aktivitas sehari-hari pengguna.

Specs Intelligence dapat terhubung dengan sejumlah akun eksternal, termasuk akun Google.

Melalui koneksi tersebut, layanan dapat memberikan pengingat pada waktu yang relevan serta menyajikan informasi berdasarkan data yang tersedia dari akun pengguna.

Snap mencontohkan, Specs Intelligence dapat membantu pengguna mempersiapkan diri sebelum rapat dengan menyoroti "pertanyaan yang perlu diajukan dan hal-hal yang perlu diingat". 

Sistem tersebut juga dapat menampilkan rencana perjalanan ketika waktu keberangkatan semakin dekat.

Baca Juga: Instagram Wajibkan Profil AI Pakai Label, Akun Tanpa Penanda Bisa Kena Pembatasan Jangkauan

Selain itu, Specs Intelligence dapat mengelompokkan informasi berdasarkan konteks penggunaannya ke dalam berbagai "area" atau corners.

Dengan mekanisme tersebut, tugas dan informasi yang berkaitan dengan keluarga, misalnya, dapat dipisahkan dari berbagai tenggat pekerjaan.

Kehadiran Specs Intelligence menunjukkan upaya Snap memperluas pemanfaatan AI di luar platform media sosialnya.

Teknologi tersebut tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan konten, tetapi juga dirancang untuk memahami konteks aktivitas pengguna dan memberikan informasi secara lebih proaktif.

Baca Juga: Instagram Mulai Batasi Akun yang Menyamar sebagai Manusia, Profil AI Wajib Pakai Label

EDITOR: Bayu Putra