← Beranda
Bupati Karanganyar Akan Patenkan Timus Sebagai Makanan Khas
Sari Hardiyanto• Minggu, 19 Agustus 2018 | 03.12 WIB
REKOR MURI: Sejumlah siswa dan chef tengah menyusun timus menjadi replika PG Colomadu, Sabtu (18/8).

JawaPos.com - Festival timus yang diselenggarakan De Tjolomadoe, Sabtu (18/8) akan ditindaklanjuti oleh Kabupaten Karanganyar. Bahkan Bupati Karanganyar Juliyatmono mewacanakan akan mematenkan timus sebagai makanan tradisional khas dari Karanganyar. Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Yuli itu disela menghadiri festival timus. 


Pada kesempatan tersebut, Yuli juga mengatakan, selama ini timus memang sudah dikenal sebagai makanan tradisional yang khas dari Bumi Intan Pari. Hanya saja, sampai saat ini timus belum dipatenkan.


Maka dari itu, dirinya pun berinisiatif untuk mematenkannya. "Ya wacana nanti dipatenkan (sebagai makanan khas Karanganyar)," ucapnya kepada JawaPos.com.  


Tidak hanya mematenkan makanan ringan berbahan ketela rambat itu, tetapi Yuli juga meminta agar timus bisa diolah dengan rasa lebih bervariasi. Rasa ini mengikuti dengan tren yang sedang booming saat ini.


Yuli mencontohkan, rasa sate, rasa seafood dan rasa yang lainnya. "Makanya saya meminta kepada chef agar mengolah timus dengan berbagai rasa terkini," katanya. 


Menurutnya, pengolahan rasa timus ini sangat mungkin dilakukan. Mengingat, selama ini banyak makanan baru juga muncul dengan berbagai rasa yang unik. Yuli juga optimistis timus akan bisa eksis. Mengingat, selama ini bahan baku pembuatan timus juga mudah dijumpai, terlebih di daerah Karanganyar.


"Di Karanganyar itu banyak bahannya, ada umbi ungu dan umbi biasa," tukasnya.

EDITOR: Sari Hardiyanto