← Beranda
Kemenpar dan FOKBI Gelar Aksi Solidaritas untuk NTT lewat Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante
Antara• Senin, 28 September 2026 | 00.19 WIB
Kemenpar bersama FOKBI gelar Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante, Minggu (27/9). (Istimewa)

 

JawaPos.com - Kementerian Pariwisata bersama Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) mengubah peluh menjadi empati lewat Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante, Minggu (27/9).

Aksi hibrida ini digelar bertepatan momentum Hari Pariwisata Sedunia (World Tourism Day).

Sebanyak 250 peserta dari Jakarta, Bogor, dan Tangerang, ikut bergerak langsung.

Baca Juga: Esports Indonesia Bukan Sekadar Main Game, Ada Prestasi, Diplomasi, dan Strategi Negara

Sementara 11 provinsi lain, mulai Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Bali, NTB, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, hingga Jambi, tersambung secara daring.

Bukan hanya olahraga, panggung juga diisi alunan sasando oleh Berto Pah.

Nada khas Nusa Tenggara Timur itu menjadi pengingat, kekayaan budaya bisa menjelma pesan persaudaraan.

Baca Juga: 4 Wakil Indonesia Lolos Semifinal Bulu Tangkis Asian Games 2026, Ada Potensi All Indonesian Final

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis Fajar Hutomo menegaskan, Indonesia menyimpan khazanah tradisi yang mampu dikreasikan dengan aktivitas fisik hingga melahirkan atraksi segar bagi wisatawan.

”Kita memiliki banyak ragam budaya yang bisa dikreasikan sedemikian rupa, dikombinasikan dengan aktivitas olahraga. Sehingga menjadi atraksi dan kegiatan yang sangat menarik juga dan bisa menjadi daya tarik pariwisata,” ujar Fajar dilansir dari Antara.

Dia menambahkan, pemerintah tengah menggenjot sport tourism di berbagai destinasi.

Perpaduan tradisi dan sportivitas dinilai memberi perspektif baru bagi pengembangan pariwisata Tanah Air.

”Pemerintah sangat mendorong pariwisata olahraga, sport tourism. Tentu ini merupakan perspektif yang baik kami memandang dari kegiatan ini untuk terus dikembangkan di seluruh Indonesia,” kata Fajar Hutomo.

Fajar juga menitip harapan, NTT segera bangkit dari musibah.

Baca Juga: Kontrol Emosi Jadi Kunci Alwi Farhan Maju ke Semifinal Asian Games 2026

Pariwisata harus hadir bukan sekadar lewat promosi, melainkan aksi nyata yang menyentuh.

”Ketika saudara-saudara kita di NTT sedang mengalami musibah, pariwisata hadir bukan hanya dengan promosi, tetapi dengan empati dan aksi nyata,” tutur Fajar Hutomo.

Ketua Umum FOKBI Sapta Nirwandar menegaskan, kegiatan ini melampaui seremoni kebugaran.

Baca Juga: PRIMAROX 2026 Satukan Sipil dan TNI/Polri lewat Kompetisi Hybrid Fitness

”Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante bukan sekadar kegiatan olahraga dan seni budaya. Tetapi merupakan gerakan solidaritas dan kepedulian dari keluarga besar FOKBI untuk saudara-saudara kita di NTT,” ucap Sapta.

Sapta menyebut, warga NTT tidak sendiri. Semangat gotong royong diharapkan mampu menghadirkan manfaat bagi mereka yang terdampak.

”Di tengah-tengah kegembiraan, kita tetap peduli, tetap kita bagi kasih kepada saudara-saudara kita di NTT yang terkena musibah,” ungkap Sapta Nirwandar.

Baca Juga: Open Tournament ORADO Piala Panglima TNI 2026 Resmi Dibuka, 512 Tim Berlaga

Sebagai pemantik, Yayasan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) menyerahkan donasi awal simbolis senilai Rp 25 juta.

Penggalangan lanjutan dibuka sepekan ke depan melalui QRIS maupun tunai. Nominal bebas, mulai Rp 50 ribu hingga Rp 50 juta, karena yang diutamakan adalah ketulusan dan kepedulian.

Seluruh hasil pengumpulan direncanakan disalurkan dalam satu hingga dua pekan mendatang.

Penyaluran akan difokuskan ke wilayah yang minim bantuan, seperti Manggarai atau Bajawa, melalui koordinasi langsung dengan bupati setempat.

Baca Juga: Asian Games 2026: Rahmat Erwin Raih Emas Angkat Besi Kelas 75 Kg

”Kita akan serahkan ke salah satu daerah di NTT. Ada Manggarai, ada Bajawa, ada macam-macam. Tapi nanti kita pilih yang belum terlalu banyak dibantu,” beber Sapta Nirwandar.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah