← Beranda
Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Resmi Dibuka Hari Ini, Gratis 14 Hari
Dadang Kurnia• Rabu, 30 September 2026 | 16.19 WIB
Ilustrasi Gerbang Tol Paiton, Probolinggo. (PT JPB)

JawaPos.com - Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Paiton resmi beroperasi hari ini, Rabu (30/9) tepat pukul 10.00 WIB.

Ruas jalan bebas hambatan sepanjang 23,52 kilometer ini bisa dinikmati masyarakat secara gratis alias tanpa tarif selama 14 hari ke depan sebagai bagian dari masa sosialisasi sebelum tarif resmi diberlakukan.

Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Adi Prasetyanto menjelaskan, pengoperasian tanpa tarif selama dua pekan ini menjadi bagian dari tahapan sosialisasi untuk memperkenalkan akses baru kepada masyarakat sekaligus memberikan alternatif akses yang lebih mudah menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Probolinggo, Situbondo, dan sekitarnya.

"Kami mengajak masyarakat untuk menikmati akses baru ini sekaligus mengenali jalur dan fasilitas yang tersedia, dengan tetap memperhatikan rambu-rambu dan ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan kesiapan kartu uang elektronik selama melakukan perjalanan," ujar Adi melalui siaran tertulisnya, Rabu (30/9).

Baca Juga: Rasakan 3 Manfaat Menenangkan Saat Menyatu dengan Alam, Cukup 20 Detik

Adi meyakini, kehadiran segmen Gending-Paiton ini dipastikan bakal sangat memanjakan para pelancong, warga lokal, maupun pelaku logistik. Waktu tempuh perjalanan Probolinggo menuju Besuki yang biasanya memakan waktu 2 jam, kini bisa dipangkas menjadi hanya 1 jam 15 menit.

Jika Tol Prosiwangi sudah tersambung penuh, perjalanan dari Probolinggo ke Banyuwangi diproyeksikan hanya memakan waktu 3 jam dari yang sebelumnya 5 jam.

Adi menjelaskan, segmen Gending-Paiton dilengkapi dua Gerbang Tol (GT), yaitu GT Kraksaan dan GT Paiton. Masing-masing GT memiliki enam gardu, terdiri atas tiga gardu masuk dan tiga gardu keluar.

Meski digratiskan, Adi memberikan catatan penting bagi para pengguna jalan tol yang akan melintas. Pengendara tetap diwajibkan untuk menyiapkan saldo dan melakukan tapping kartu uang elektronik di gardu tol.

Tarif nol rupiah ini hanya berlaku khusus untuk perjalanan rute GT Kraksaan menuju GT Paiton atau arah sebaliknya. Bagi pengendara yang melakukan perjalanan menerus dari arah Surabaya atau Malang, tetap bakal dikenakan tarif Jalan Tol Trans Jawa normal hingga GT Gending.

Dari segi keamanan, pengguna tak perlu khawatir karena segmen tol ini telah meraih Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dengan predikat bintang 4 dari Kementerian PU. Seluruh fasilitas penunjang juga telah disiagakan secara penuh, mulai dari ambulan, derek, rescue, patroli, hingga layanan mobile reader di setiap gerbang tol.

Adi menambahkan, akses tol baru ini juga membuka jalur cepat menuju berbagai destinasi wisata eksotis di kawasan sekitar. Keluar dari Gerbang Tol (GT) Paiton, pengguna bisa langsung meluncur ke Pantai Duta, Pantai Bohay, Utama Raya Resort, hingga Pantai Tampora.

Sementara jika keluar dari GT Kraksaan, destinasi wisata menawan seperti Ranu Agung, Ranu Segaran, Songa Rafting, dan Bremi Eco Park menjadi pilihan destinasi wisata yang layak masuk daftar untuk dikunjungi.

"Kehadiran Jalan Tol Prosiwangi diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan di Jawa Timur. Selain memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien, pengembangan jaringan ini juga akan membuka akses yang lebih luas menuju berbagai destinasi wisata dan kawasan strategis," ucap Adi.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah