JawaPos.com - Kebakaran besar yang melanda Trans Home di Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Kamis (1/10), tidak hanya menewaskan dua karyawan. Api juga menghanguskan sekitar 100 sepeda motor yang terparkir di area belakang toko.
Kapolsek Berbah AKP Fitrianto Heri Nugroho mengatakan, ratusan kendaraan roda dua milik karyawan berada di area parkir yang ikut terdampak kebakaran. Kendaraan tersebut tidak sempat diselamatkan karena api dengan cepat membesar.
"Kumpul semuanya kendaraan di belakang karena tempat parkiran. Ada banyak juga, sekitar 100 kendaraan roda dua," kata Fitrianto seperti dikutip dari Radar Jogja (Jawa Pos Grup), Jumat (2/10).
Besaran kerugian akibat kebakaran tersebut belum dapat dipastikan. Polisi juga masih menunggu hasil penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Fitrianto mengatakan, api pertama kali terlihat sekitar pukul 12.00 WIB dari sisi selatan atau bagian belakang Trans Home. Bangunan toko tersebut terdiri atas tiga lantai dan satu basement.
"Bangunan ini tiga lantai, lalu ada satu basement juga," ungkapnya.
Baca Juga: Kronologi 2 Karyawan Trans Home Jogja Tewas dalam Kebakaran Besar, Keluarga Was-was Mencari
Sementara itu, salah seorang karyawan Trans Home, Lia, mengaku tidak mengetahui api sudah membesar karena sedang beristirahat. Ia baru menyadari adanya kebakaran setelah diminta rekannya menyelamatkan sepeda motor.
Lia kemudian berlari menuju area parkir hanya dengan membawa kunci motor. Namun, ketika tiba di lokasi, api sudah membesar dan kendaraan tidak lagi bisa diselamatkan.
"Saya ke parkiran dan ternyata sudah sebesar itu. Sudah enggak bisa apa-apa lagi. Motornya enggak bisa selamat, saya lihat sudah kebakar, ya sudah," katanya.
Lia bersama sejumlah rekannya kemudian berlari menuju Jalan Jogja-Solo untuk menyelamatkan diri. Dia mengatakan saat kejadian dirinya baru selesai makan dan hendak kembali bekerja setelah waktu istirahat.
"Saya ditarik sama teman saya, yang penting kita selamat katanya. Saya lari dari lantai dua," pungkasnya.
Kebakaran tersebut sebelumnya juga menyebabkan dua karyawan Trans Home meninggal dunia. Kedua korban diketahui merupakan Wiken Novalia Davin, 20, dan Sulistyani. Keduanya bekerja sebagai admin di Trans Home.