← Beranda
Peringati HUT Ke-81 Jatim, Dispendik Bikin Program Servis Gratis 8.100 Motor oleh Siswa SMK
Dadang Kurnia• Rabu, 7 Oktober 2026 | 01.44 WIB
Ilustrasi siswa SMK memperbaiki motor. (Istimewa)

JawaPos.com - Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menyiapkan layanan servis gratis untuk 8.100 unit sepeda motor. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur pada 12 Oktober.

 

Menariknya ribuan kendaraan tersebut tidak akan masuk ke bengkel resmi biasa. Melainkan dikerjakan langsung oleh tangan-tangan terampil siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) se-Jawa Timur.

 

Program ini dijadwalkan berlangsung serentak pada Kamis (8/10) mendatang dan dimulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini di 350 bengkel SMK maupun mitra industri yang berpartisipasi di berbagai daerah.

 

Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai mengungkapkan kegiatan ini bukan sekadar charity membagikan layanan gratis. Lebih dari itu, momentum ini menjadi panggung pembuktian nyata atas kualitas dan kompetensi yang dimiliki siswa vokasi.

 

 "Terima kasih banyak para kepala sekolah, anak-anakku semua, juga mitra dari DUDIKA (Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja). Terima kasih atas partisipasinya untuk memberikan pendidikan berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat melalui layanan servis gratis sepeda motor," ujar Aries, Selasa (6/10).

 

Aries menjelaskan, pelibatan siswa dalam program servis massal ini merupakan manifestasi dari konsep pendidikan vokasi berdampak. Masyarakat diuntungkan dengan fasilitas gratis, sementara siswa mendapatkan pengalaman tak ternilai karena menghadapi pelanggan dan menangani kendaraan di situasi riil layaknya dunia kerja.

Kekuatan SDM vokasi Jatim untuk program ini sangat masif. Dari total 426 SMK TSM yang memiliki 57.094 siswa di Jatim, sebanyak 350 SMK dengan kekuatan 55.035 siswa diterjunkan langsung untuk event HUT ke-81 ini.

Dalam merealisasikan target 8.100 kendaraan, SMK negeri membidik penanganan sebanyak 2.795 unit atau 34,51 persen. Sedangkan SMK swasta akan menangani porsi yang lebih besar, yakni 5.305 unit atau setara 65,49 persen.

Aries menjamin kualitas servis yang diberikan para siswa tak bisa dipandang sebelah mata. Ia memaparkan bahwa komposisi pembelajaran di SMK saat ini sangat menitikberatkan pada keterampilan teknis, yakni 70 persen praktik lapangan dan 30 persen teori.

"Anak-anak SMK kita dibekali pengalaman praktik dan dibimbing langsung oleh para tenaga ahli. Karena itu, kompetensi mereka terus diasah agar mampu menangani pekerjaan secara profesional," tegasnya.

Mental dan skill siswa juga semakin dimatangkan lewat uji kompetensi bersertifikat dan program teaching factory. Program ini membawa atmosfer riil industri ke dalam sekolah, sehingga siswa terbiasa bekerja dengan standar industri.

 "Sehingga saat lulus nanti, mereka sudah sangat siap untuk terserap oleh DUDIKA," ucap Aries. Aries pun mengajak seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur untuk menyemarakkan HUT Pemprov Jatim dengan memanfaatkan fasilitas istimewa ini.

"Mari manfaatkan servis sepeda motor gratis dari anak-anak SMK kami. Dukung penuh kompetensi siswa. SMK Jatim siap berkarya untuk masyarakat," ujarnya.

 

EDITOR: Diar Candra