← Beranda
10 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tulang Bawang Lampung Akibat Asap Kebakaran Lahan
Ryandi Zahdomo• Rabu, 7 Oktober 2026 | 17.33 WIB
Ilustrasi kecelakaan mobil. 

JawaPos.com - Dua orang meninggal dunia dan lima lainnya luka-luka dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan sekitar 10 kendaraan di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Desa Lebuh Dalam Gedung Meneng, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (6/10). 

Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.40 WIB ini diduga kuat dipicu oleh kepulan asap tebal dari kebakaran lahan yang menghalangi jarak pandang pengemudi.

Komandan Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang, Febrinaldo, yang kebetulan melintas di lokasi dan turut membantu evakuasi menuturkan, kecelakaan tragis ini terjadi sekitar pukul 13.40 WIB. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung menerima laporan darurat selang 20 menit kemudian, tepatnya pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini Hari Kamis, 8 Oktober 2026: Mulai dari Cinta, Keuangan, Karier, dan Kesehatan

Informasi awal mengenai insiden tersebut diterima langsung dari personel Pos SAR Tulang Bawang, Febrinaldo, yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian dan langsung turun tangan membantu proses evakuasi awal.

Mendapat laporan adanya dugaan korban yang masih terjebak di dalam kendaraan, Basarnas Lampung bergerak cepat dengan memberangkatkan satu tim rescue dari Pos SAR Tulang Bawang. 

Tim diterjunkan menggunakan Rescue Car lengkap dengan membawa peralatan ekstrikasi untuk mengevakuasi korban terjepit. Sesampainya di lokasi, tim langsung melakukan asesmen dan koordinasi evakuasi.

Proses evakuasi yang memakan waktu dan penanganan darurat ini melibatkan kolaborasi lintas instansi yang solid.

Operasi penyelamatan dipimpin oleh Tim Rescue Pos SAR Tulang Bawang bersama Polres Tulang Bawang, Kodim 0426 Tulang Bawang, Lanud Bunyamin, RAPI, FRRL, serta dibantu oleh masyarakat sekitar lokasi kejadian.

Berkat kesigapan tim gabungan, proses evakuasi berhasil diselesaikan pada pukul 15.30 WIB. 

"Pukul 15.30 seluruh korban berhasil dievakuasi. Dengan telah dievakuasinya seluruh korban operasi sar dinyatakan ditutup," ujarnya dikutip Rabu (7/10).

Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Menggala untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah