JawaPos.com - Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Bandung membantah tuduhan bahwa perempuan dalam video asusila yang beredar di media sosial merupakan mahasiswinya.
Hasil penelusuran dan verifikasi kampus, Poltekkes Kemenkes Bandung memastikan individu dalam video tersebut bukan bagian dari kampus.
“Individu yang terdapat dalam video tersebut bukan merupakan mahasiswi Poltekkes Kemenkes Bandung,” demikian pernyataan resmi kampus dalam klarifikasinya, dikutip Sabtu (10/10).
Poltekkes Kemenkes Bandung juga menegaskan, seragam yang dikenakan perempuan dalam video syur itu tidak sesuai dengan atribut resmi mahasiswa Poltekkes Kemenkes Bandung.
Baca Juga: Heboh Pengadaan Video Dokumenter Rp 1,37 Miliar, BGN: Itu Era Kepala Sebelumnya
Poltekkes Kemenkes Bandung menjelaskan, ketidaksesuaian terlihat dari desain pakaian, bentuk dan tata letak logo, serta identitas visual lainnya.
Poltekkes Kemenkes Bandung menyayangkan beredarnya video yang mencatut nama institusi tersebut.
Pihak kampus mengimbau masyarakat tidak menyebarluaskan video yang belum terverifikasi dan lebih bijak menggunakan media sosial.
“Penyebaran konten maupun informasi yang tidak akurat dapat menimbulkan dampak negatif dan berpotensi melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas pihak kampus.
Baca Juga: Kepala Bakom Syahganda Klarifikasi Video Lama soal Tuntut Ganti Wapres Gibran