← Beranda
Pemadaman Listrik di Batam, PLN Duga Hewan Liar Ganggu Gardu Induk
Djati Waluyo• Selasa, 13 Oktober 2026 | 16.35 WIB
ILUSTRASI: Pemadaman listrik. (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - PT PLN Batam mengungkapkan, masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan diduga menjadi pemicu gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman listrik meluas di Kota Batam dan sekitarnya pada Senin (12/10).

Sekretaris Perusahaan PLN Batam, Rudi Antono mengatakan, gangguan yang terjadi pada pukul 06.37 WIB tersebut berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah.

Namun, penyebab pasti gangguan masih dalam proses penelusuran lebih lanjut oleh tim teknis dan pihak berwenang.

Baca Juga: Karhutla Tanjung Puting Hanguskan 513 Hektare, Prabowo Kirim 200 Pompa hingga Anggarkan Rp 2 Miliar

“Berdasarkan indikasi awal, gangguan diduga dipicu oleh masuknya hewan liar ke area Gardu Induk Sungai Harapan yang menyebabkan gangguan pada instalasi kelistrikan hingga berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah,” ujar Rudi dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (13/10).

Rudi mengatakan, PLN Batam berhasil memulihkan pasokan listrik kepada pelanggan terdampak di Kota Batam menyusul gangguan sistem kelistrikan yang menyebabkan pemadaman meluas pada Senin (12/10) pukul 06.37 WIB. 

Pemulihan sistem ini merupakan hasil kerja intensif seluruh tim teknis dan operasional yang terus melakukan penormalan sistem kelistrikan secara bertahap.

“Proses pemulihan menunjukkan perkembangan signifikan sejak Senin (12/10) malam. Seluruh gardu induk dan jaringan transmisi terdampak telah berhasil dinormalkan, diikuti dengan pemulihan jaringan distribusi hingga pasokan listrik kepada seluruh pelanggan terdampak di Kota Batam kembali menyala,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemulihan dilakukan melalui tahapan teknis yang terukur, mulai dari pemeriksaan dan penormalan pembangkit, sinkronisasi unit, hingga pemulihan jaringan transmisi dan distribusi.

Baca Juga: Depok Kids Run Festival 2026 Hadirkan Kategori Family Run 2.5 K

Rudi menyebut, seluruh proses dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keselamatan, kestabilan, dan keandalan sistem kelistrikan.

Meski pasokan listrik telah kembali normal, PLN Batam tetap menyiagakan petugas teknis dan operasional untuk memantau kondisi sistem serta memastikan keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

Selain pemulihan pasokan listrik, PLN Batam juga menyatakan komitmennya untuk memenuhi hak pelanggan atas mutu pelayanan. Apabila gangguan yang terjadi melampaui standar Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) atau Service Level Agreement (SLA) yang diperjanjikan, pelanggan berhak memperoleh kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi pelanggan reguler, kompensasi diberikan sebesar 10 persen dari biaya beban bulanan, mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017. 

Sementara itu, bagi pelanggan layanan keandalan, kompensasi diberikan sebesar 15 persen hingga 25 persen dari Rupiah Pemakaian Tenaga Listrik (RPTL) sesuai dengan jenis layanan keandalan yang diperjanjikan.

“Kompensasi akan diberikan secara otomatis melalui tagihan listrik berikutnya, tanpa perlu pengajuan klaim dari pelanggan,” pungkasnya.

EDITOR: Bintang Pradewo