← Beranda
Antisipasi Serangan Siber ke Emiten Bursa, IDXSTI Gandeng AREA31 Sediakan Layanan Pemulihan Sistem IT
R. Nurul Fitriana Putri• Rabu, 17 Juli 2024 | 02.55 WIB
Presiden Direktur IDXSTI, Syafruddin dan Direktur Utama dan Founder AREA31, Michael Alifen, usai penandatanganan kerjasama layanan Mediator Remote Trading Disaster Recovery as a Service (MRT DRaaS).
JawaPos.com – PT IDX Solusi Teknologi Informasi (IDXSTI) secara resmi menggandeng PT Dunia Virtual Online Tbk, pengelola fasilitas pusat data AREA31, guna menyediakan layanan Mediator Remote Trading Disaster Recovery as a Service (MRT DRaaS) bagi anggota bursa.  
 
Presiden Direktur IDXSTI, Syafruddin, menyampaikan ketersediaan fasilitas untuk pemulihan sistem saat kondisi bencana atau fasilitas Disaster Recovery Center (DRC) menjadi suatu kebutuhan yang mutlak harus ada. Khususnya bagi perusahaan yang secara intensif menggunakan dukungan sistem berbasis IT.
 
Adapun kondisi bencana yang mengancam keberlangsungan usaha dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Termasuk gempa bumi, banjir, kebakaran, terorisme, dan serangan siber seperti ransomware.
 
"Kalau kita bicara kondisi disaster kalau dulu itu klasiknya kebakaran gemba bumi, kalau sekarang bencana yang ngetren yang sering kan adalah serangan siber ini bagian service," kata Syafrudin dalam acara peresmian kerjasama layanan MET DRaas di Jakarta, Selasa (16/7).
 
Dia menjelaskan, MRT DRaaS hadir sebagai alternatif solusi kebutuhan fasilitas DRC dengan layanan managed service yang membantu monitoring dan pemeliharaan infrastruktur IT perusahaan. Sehingga jika terjadi bencana, seperti serangan siber, sistem yang biasa digunakan untuk transaksi tidak mengalami downtime terlalu lama.
 
"Kalau misalkan ada transaksi di pasar modal, kalau bermasalah sedikit sistemnya down atau apa itu kan bisa jadi masalah. Dan jika harus dipulihkan perlu fasilitas DR yang cepat bisa dipulihkan supaya downtime-nya tidak kelamaan untuk digunakan transaksi kembali. Sebagai sistem cadangan MRT DRaas yg siap untuk mem-back-up sistem utamanya," jelasnya.
 
Dia juga mengungkapkan, layanan DRaaS dirancang dengan mengikuti standar Bursa Efek Indonesia (BEI) dan telah dievaluasi oleh BEI untuk memastikan sistem dan data dapat dipulihkan dengan cepat dan koneksi ke sistem perdagangan kembali normal saat terjadi bencana.
 
"Sehingga, pada saat dibutuhkan, infrastruktur dan tim DRaaS IDXSTI dapat secara cepat merespons kebutuhan untuk pemulihan sistem utama Anggota Bursa sehingga keberlangsungan bisnis dan sistem anggota bursa dapat dijalankan kembali menggunakan fasilitas yang ada di DRaaS," jelasnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama dan Founder AREA31, Michael Alifen, mengatakan sebagai Data Center Provider yang diberi kepercayaan oleh IDXSTI untuk fasilitas pusat data MRT DRaaS. Nantinya, pengguna DRaaS dapat memanfaatkan layanan ini semaksimal mungkin tanpa perlu mengkhawatirkan terjadinya downtime pada layanan DRaaS.
 
"Melalui Service Level Agreements (SLA) 99,982 persen pada Rated 3 Facility data center kami, AREA31 siap mendukung ketersediaan layanan data center yang digunakan oleh perangkat DRaaS," pungkas Michael.
 
EDITOR: Estu Suryowati