← Beranda
Industri Fesyen di Indonesia Tembus Rp 120 Triliun, Transaksi Digital Melonjak 70 %
Dimas Choirul• Jumat, 2 Oktober 2026 | 01.33 WIB
Ilustrasi pameran Industri fesyen lokal (Istimewa).

JawaPos.com - Industri fesyen lokal kian menjadi bagian penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat, PDB sektor fesyen dan kriya mencapai Rp 120,13 triliun pada triwulan I 2026 ini.

Angka itu naik 7,89 persen dibandingkan triwulan I pada 2025. Fesyen dan kriya pun menyerap 3,69 juta tenaga kerja dari 1,75 juta Industri Kecil Menengah (IKM).

Pertumbuhan industri fesyen ini tak lepas dari sejumlah sejumlah faktor. Terutama masifnya sejumlah pelaku usaha lokal menjual barang dagangannya di platform media sosial.

Salah satunya terlihat dari ekosistem discovery commerce TikTok Shop by Tokopedia yang menjadi mesin pertumbuhan bisnis fesyen lokal. Nilai transaksi fesyen pada platform ini meningkat 70 persen pada Semester 1 2026 dibandingkan Semester 1 2025

"Model perdagangan daring berbasis penemuan konten digital, discovery commerce, berpotensi mengakselerasi pertumbuhan industri fesyen lokal. Melalui video pendek maupun sesi LIVE di TikTok, produk penjual di Tokopedia dan TikTok Shop--termasuk dari kategori fesyen--makin mudah ditemukan lebih banyak masyarakat," kata President Director of Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Kamis (1/10).

Sering berkembangnya model perdagangan tersebut, pihaknya melakukan inovasi TikTok Shop by Tokopedia Fashion Playground sebagai upaya membantu brand fesyen lokal memanfaatkan kekuatan konten untuk menjangkau lebih banyak konsumen dan mencapai pertumbuhan berkelanjutan.

Tak hanya itu, peran kreator juga makin signifikan dalam memperkuat pertumbuhan bisnis ini. Pada Semester I 2026, jumlah kreator fesyen meningkat 74 persen, sementara nilai transaksi di TikTok Shop yang dihasilkan kreator fesyen naik 95 persen dibandingkan Semester II 2025.

Pada 2026, pakaian pria, pakaian wanita, serta aksesori menjadi kategori fesyen dengan pertumbuhan nilai transaksi tertinggi di TikTok Shop.

 

 

Industri Fesyen Lokal Tumbuh Makin Merata berkat Discovery Commerce

Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Gorontalo menjadi beberapa wilayah dengan pertumbuhan nilai transaksi produk fesyen tertinggi sepanjang 2026 melalui ekosistem discovery commerce TikTok Shop.

Data ini menunjukkan sifat inklusif discovery commerce yang makin membuka akses dan peluang bagi pelaku fesyen lokal di berbagai daerah untuk tumbuh berkelanjutan.

Tidak hanya itu, tren fesyen terbaru di TikTok, mulai dari gaya gorpcore yang memadukan perlengkapan outdoor dengan streetwear hingga tren fesyen wanita.

"Pola ini mencerminkan kekuatan discovery commerce dalam menghubungkan inspirasi hingga pembelian, sehingga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh dengan mengikuti tren serta kebutuhan konsumen," ujar Stephanie

 

EDITOR: Diar Candra