← Beranda
KAI Uji Coba Bahan Bakar Ramah Lingkungan B40 di KA Bogowonto
R. Nurul Fitriana Putri• Rabu, 24 Juli 2024 | 19.26 WIB
PT KAI melakukan uji coba penerapaan B40 untuk kereta api. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendukung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam uji coba penerapaan B40 untuk kereta api. Uji coba ini dilakukan di Stasiun Lempuyangan, Jogjakarta dengan menggunakan KA Bogowonto relasi Lempuyangan - Pasar Senen, pada awal pekan lalu.
 
Untuk diketahui, B40 merupakan campuran solar 60 persen dan bahan bakar nabati dari kelapa sawit 40 persen.
 
VP Public Relations KAI Anne Purba berharap, uji coba penerapan B40 untuk kereta api ini dapat menjadi solusi strategi untuk mengurangi konsumsi solar dan emisi gas buang.
 
Baca Juga: Perempuan Berusia 65-an ke Atas Rentan Kena Kanker Payudara, Kenali 5 Faktor Risiko Ini
 
”KAI sangat mendukung kebijakan pemerintah melalui penggunaan bahan bakar B40 pada angkutan kereta api. Hal ini sejalan dengan tujuan KAI dalam memberikan layanan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” kata Anne Purba dalam keterangannya, Rabu (24/7).
 
Lebih lanjut, Anne menjelaskan hingga kini KAI menggunakan 300 juta liter bahan bakar B35. Selama penggunaannya, performa mesin kereta api tetap berjalan tanpa masalah.
 
Oleh karena itu, KAI yakin bahwa peralihan dari B35 ke B40 akan berlangsung mulus, mengingat spesifikasi kedua jenis bahan bakar tersebut hampir sama.
 
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan, uji kinerja terbatas ini bertujuan untuk menguji ketahanan genset KA Bogowonto selama 1.200 jam.
 
Baca Juga: Peringati Hari Anak Nasional 2024, Jokowi Bangga Lihat Fashion Show Karya Desainer PYCH
 
Dengan perkiraan waktu satu kali pulang-pergi (PP) KA Bogowonto dari Lempuyangan ke Pasar Senen 22 jam, diperkirakan akan membutuhkan 50 kali PP, atau sekitar 2 bulanan, untuk mencapai hasil tersebut.
 
“Kami berharap semua uji penggunaan bisa selesai Desember ini sehingga penggunaan B40 secara penuh bisa dilakukan pada tahun 2025,” ujar Eniya.
 
Baca Juga: Demi Selingkuhan dan Kredit Mobil, Pria Ini Nekat Palsukan Kematian Istrinya Sendiri
 
Untuk diketahui, uji penggunaan pada KA dilakukan untuk bahan bakar mesin lokomotif dan mesin genset KA. Uji penggunaan mesin lokomotif dilakukan pada satu kereta barang rute Jakarta – Surabaya. Sedangkan uji genset dilakukan pada KA Bogowonto rute Lempuyangan – Pasar Senen.
 
Untuk melakukan uji penggunaan, KAI membangun fasilitas blending (pencampuran bahan bakar) dan pengisian bahan bakar di 5 lokasi yaitu Cipinang (Jakarta), Arjawinangun (Cirebon), Cepu (Blora), Lempuyangan (Yogyakarta), dan Pasar Turi (Surabaya).
EDITOR: Banu Adikara