JawaPos.com – Penempatan manajer Kopdes Merah Putih salah satunya mempertimbangkan faktor usia dan status pernikahan.
Manajer yang masih muda dan lajang berpeluang untuk ditempatkan di lokasi berbeda dari domisili. Kebijakan itu bagian dari pengalaman dan tantangan pekerjaan.
"Mungkin yang masih muda-muda atau yang belum berkeluarga akan kita diskusikan untuk bagaimana lokasi-lokasi baru itu menjadi sebuah tantangan atau kesempatan. ," ujar Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo de Sousa Mota melalui akun Instagram @bung.joaomota, Selasa (29/9).
"Mereka bisa juga mengabdi dan berbuat, belajar terkait dengan bagaimana berhadapan dengan orang dengan budaya yang berbeda," lanjutnya
Baca Juga: Pemerintah Jamin Manajer Kopdes Merah Putih yang Mundur Tak Disanksi
Di sisi lain, Joao juga menyebut pihaknya menerima sejumlah manajer dari berbagai daerah yang penempatannya tidak sesuai dengan domisili.
Agrinas pun akan memperjuangkan relokasi para manajer tersebut kepada Kementerian Koperasi (Kemenkop).
"Kita hari ini kedatangan beberapa manajer dari berbagai daerah yang mereka penempatannya tidak sesuai dengan daerah di mana mereka domisili, sehingga mereka berharap bisa dilakukan relokasi," kata Joao.
Menurut dia, relokasi akan diupayakan bagi manajer yang telah menerima dan menandatangani offering yang diberikan.
Penempatan juga akan mempertimbangkan kondisi koperasi di desa asal masing-masing manajer.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Bakal Buka Setiap Hari, Pengurus Atur Sistem Sif
"Dan kami akan memperjuangkan ke Kementerian Koperasi untuk bagaimana teman-teman yang sekarang sudah menandatangani offering yang sudah kami berikan itu bisa kita relokasi sesuai dengan desa di mana mereka berada," ujarnya.
Namun, apabila koperasi di desa asal manajer belum terbangun, Agrinas mempertimbangkan untuk tidak langsung memindahkan mereka ke lokasi yang terlalu jauh.
Joao menegaskan persoalan penempatan tersebut akan dikomunikasikan lebih lanjut dengan pihak terkait. "Ini akan kita komunikasikan," imbuhnya.