JawaPos.com - Ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Paiton sepanjang 23,515 km resmi beroperasi Hari ini, Rabu (30/9).
PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) menyatakan tol ini bisa dilewati secara gratis selama 14 hari ke depan.
“Segmen ini dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis selama 14 hari dalam masa sosialisasi sebelum diberlakukannya tarif tol,” ujar Direktur Utama PT JPB Adi Prasetyanto dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (30/9).
Adi mengatakan, pengoperasian Jalan Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton menjadi bagian dari pengembangan konektivitas di kawasan timur Jawa Timur.
Baca Juga: Tol Jakarta-Cikampek Macet, Polisi Berlakukan Contraflow di KM 21-23
Tol ini sekaligus membuka akses yang lebih mudah menuju berbagai destinasi wisata dan kawasan strategis hingga Banyuwangi dan Pelabuhan Ketapang.
Ia menjelaskan, pengoperasian gratis selama 14 hari menjadi bagian dari sosialisasi untuk memperkenalkan akses baru tol kepada masyarakat.
Sekaligus memberikan alternatif akses yang lebih mudah menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Probolinggo, Situbondo, dan sekitarnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk menikmati akses baru ini sekaligus mengenali jalur dan fasilitas yang tersedia, dengan tetap memperhatikan rambu-rambu dan ketentuan yang berlaku. Termasuk memastikan kesiapan kartu uang elektronik selama melakukan perjalanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dari sisi kesiapan operasional, Jalan Tol Prosiwangi segmen Gending-Paiton telah melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada 22-24 Oktober 2025, dengan hasil memenuhi seluruh aspek teknis dan administrasi.
Baca Juga: Ada Pekerjaan Jalan di Tol Jakarta–Cikampek, Ini 5 Titik yang Bisa Bikin Perjalanan Melambat
Segmen tersebut kemudian memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dengan predikat bintang 4 pada 12 Februari 2026 dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Meskipun dioperasikan gratis, pengguna jalan tetap wajib melakukan tapping kartu uang elektronik di gardu tol.
Untuk perjalanan dari GT Kraksaan menuju GT Paiton atau sebaliknya, pengguna jalan tidak akan dikenakan tarif atau tarif nol rupiah.
Sementara itu, pengguna yang melakukan perjalanan menerus dari arah Surabaya maupun Malang menuju Tol Prosiwangi Segmen Gending–Paiton, tetap dikenakan tarif Tol Trans Jawa hingga GT Gending pada Jalan Tol Pasuruan–Probolinggo.
Segmen Gending-Paiton dilengkapi dua Gerbang Tol (GT), yaitu GT Kraksaan dan GT Paiton.
Baca Juga: Percepat Penanganan Kecelakaan, Jasa Marga dan Jasa Raharja Permudah Akses Informasi Jalan Tol
Masing-masing GT memiliki enam gardu, terdiri atas tiga gardu masuk dan tiga gardu keluar, termasuk satu gardu reversible.
Untuk mendukung pengoperasian segmen tersebut, Jasa Marga telah menyiapkan infrastruktur, personel, kendaraan operasional, dan layanan transaksi, termasuk ambulans, derek, patroli, rescue, shuttle, serta mobile reader di setiap gerbang tol.
“Pengguna jalan diimbau memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo kartu uang elektronik, berkendara dengan aman, serta mematuhi rambu, marka, batas kecepatan, dan arahan petugas,” ucapnya.
Kehadiran segmen Gending-Paiton juga memberikan akses yang lebih dekat menuju sejumlah destinasi wisata di kawasan sekitarnya.
Dari SS Paiton, pengguna dapat melanjutkan perjalanan menuju Pantai Duta, Pantai Bohay, Utama Raya Resort, dan Pantai Tampora.
Baca Juga: Pengamat Sebut Keterlambatan Pembangunan Jalan Tol Hambat Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Sementara dari SS Kraksaan, pengguna dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah destinasi di kawasan Probolinggo, seperti Ranu Agung, Ranu Segaran, Songa Rafting, dan Bremi Eco Park.
Adi menambahkan, kehadiran Jalan Tol Prosiwangi secara bertahap akan memperkuat konektivitas di kawasan timur Jatim, termasuk menuju Banyuwangi dan Pelabuhan Ketapang.
“Selain memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien, pengembangan jaringan ini juga akan membuka akses yang lebih luas menuju berbagai destinasi wisata dan kawasan strategis,” ucapnya.
Dari sisi waktu tempuh, Tol Prosiwangi diproyeksikan mampu mengurangi waktu tempuh perjalanan dari Probolinggo menuju Besuki.
Dari sebelumnya yang membutuhkan waktu sekitar sekitar 2 jam, diproyeksikan dapat ditempuh lebih singkat menjadi sekitar 1 jam 15 menit.
Baca Juga: Tambah Pengalaman Pelanggan, Jasa Marga Tingkatkan Layanan Rest Area hingga Informasi Jalan Tol
Sementara, bila seluruh ruas Tol Prosiwangi beroperasi penuh, perjalanan dari Probolinggo menuju Banyuwangi yang sebelumnya ditempuh sekitar 5 jam diproyeksikan menjadi sekitar 3 jam.