← Beranda
Profil Dradjad Hari Wibowo, Ekonom INDEF yang Ditunjuk jadi Wamenko Perekonomian
Djati Waluyo• Jumat, 2 Oktober 2026 | 01.45 WIB
Dradjad Hari Wibowo resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Perekonomian. (alumniipbpedia.id)

JawaPos.com - Ekonom senior Dradjad Hari Wibowo resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Perekonomian di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10).

Dradjad akan mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam mengawal kebijakan perekonomian nasional. 

Pria kelahiran Surabaya, 20 Mei 1964 ini dikenal sebagai ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

Sebelum masuk ke pemerintahan, Dradjad memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi, politik, kebijakan publik, hingga tata kelola korporasi.

Baca Juga: Daftar 16 Pejabat Baru jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran, dari Bahlil hingga Kapolri

Latar Belakang Pendidikan

Dradjad menempuh pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB). Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister bidang ekonomi di University of Queensland, Australia, dan menyelesaikan pendidikan doktoral di universitas yang sama.

Ia memperoleh gelar S1 Ekonomi Pertanian pada 1987, S2 Ekonomi pada 1994, dan S3 Filsafat pada 2001 dari University of Queensland.

Karirnya kemudian berkembang di dunia riset dan kebijakan ekonomi nasional.

Dradjad pernah menjabat sebagai Direktur INDEF dan terlibat dalam berbagai kajian mengenai kebijakan ekonomi, perdagangan internasional, pangan, energi, hingga fiskal.

Dradjad juga pernah menjalankan sejumlah tugas sebagai penasihat kebijakan pemerintah.

Baca Juga: Bahlil Merangkap Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Fokus Eksekusi Asta Cita

Termasuk sebagai Agricultural Policy Adviser di Kantor Staf Presiden (KSP), penasihat kebijakan pangan untuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, penasihat DPR RI, penasihat Tim Nasional Perundingan Perdagangan Internasional, serta penasihat Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

Selain dikenal sebagai ekonom, Dradjad juga memiliki pengalaman politik. Ia merupakan mantan anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2004-2009.

Selama berada di parlemen, Dradjad tercatat sebagai anggota Komisi XI DPR RI yang membidangi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, dan perbankan.

Ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi PAN pada periode tersebut.

Setelah menyelesaikan masa tugasnya di parlemen, Dradjad tetap aktif dalam kajian ekonomi dan kebijakan publik.

Baca Juga: Jalankan Perintah Presiden Prabowo, Kapolri Suyudi Ingin Polisi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Namanya kerap muncul dalam pembahasan mengenai kebijakan pemerintah, mulai dari energi, pangan, perdagangan, fiskal, hingga sektor keuangan.

Sebelum Jadi Wamenko, Jabat Komut PNM

Sebelum dilantik sebagai Wamenko Perekonomian, Dradjad juga memiliki pengalaman di lingkungan perusahaan BUMN.

Pada Juli 2025, ia ditunjuk sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui keputusan pemegang saham PNM pada 4 Juli 2025.

Baca Juga: Profil Sarmuji, Sekjen Partai Golkar yang Dilantik Prabowo jadi Menperin

Dalam laporan resmi PNM, Dradjad tercatat masih menjabat sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen PNM pada 2026.

Ia juga menjadi Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi serta terlibat dalam sejumlah komite di tingkat komisaris.

EDITOR: Bayu Putra