← Beranda
Pelancong asal Malaysia Dominasi Kunjungan Wisman ke Indonesia
Djati Waluyo• Jumat, 2 Oktober 2026 | 02.45 WIB
Ilustrasi seorang wanita yang melakukan solo traveling di negara yang aman. (Freepik)

 

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2026 mencapai 1,60 juta kunjungan, naik 6,27 persen dibanding Agustus 2025 atau year on year (yoy).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan angka kunjungan wisman kumulatif selama Januari-Agustus 2026 menyentuh 10,58 juta kunjungan, atau meningkat 5,38 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (c-to-c).

“Pada Agustus 2026, mayoritas kunjungan disumbang oleh pemegang paspor Malaysia (18,52 persen), diikuti oleh Australia (10,75 persen), dan Tiongkok (10,16 persen),” ujar Ateng dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/10).

Baca Juga: Dari The Langham hingga Amanjiwo, Daftar 47 Hotel dan Resor Indonesia Masuk 'Michelin Keys 2026'

Ateng mengatakan, secara bulanan kunjungan wisman pemegang paspor Malaysia dan Tiongkok mengalami peningkatan. Sementara itu, kunjungan wisman asal Australia justru mengalami penurunan.

Jika dibandingkan dengan Agustus 2025, kunjungan wisman dari Malaysia, Australia, dan Tiongkok sama-sama mengalami peningkatan.

Berdasarkan pintu masuk utama, kunjungan wisman paling banyak tercatat melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kunjungan melalui pintu masuk tersebut didominasi oleh wisatawan yang memegang paspor Australia.

BPS juga mencatat perkembangan perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di dalam negeri. Pada Agustus 2026, jumlah perjalanan wisnus mencapai 104,30 juta perjalanan.

“Pada Agustus 2026, jumlah perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan nusantara mencapai 104,30 juta perjalanan, menurun secara month to month sebesar 2,92 persen. Jika dibandingkan dengan Agustus tahun lalu, perjalanan wisnus mengalami peningkatan sebesar 11,47 persen,” ucapnya.

Secara kumulatif, jumlah perjalanan wisnus sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai 842,15 juta perjalanan. Angka tersebut meningkat 4,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, jumlah perjalanan penduduk Indonesia ke luar negeri atau wisatawan nasional (wisnas) pada Agustus 2026 tercatat sebanyak 643,69 ribu perjalanan. Jumlah tersebut turun 19,81 persen secara bulanan dan turun 6,02 persen secara tahunan.

Ateng menjelaskan, penurunan perjalanan wisnas secara bulanan terutama mencerminkan normalisasi mobilitas setelah periode peak travel season pada Juni-Juli 2026 yang bertepatan dengan masa liburan sekolah.

“Penurunan perjalanan wisnas secara bulanan terutama mencerminkan adanya normalisasi mobilitas dari peak travel season-nya, yaitu di bulan Juni sampai Juli dan berakhirnya liburan sekolah,” ucapnya.

EDITOR: Estu Suryowati