← Beranda
Angkat Isu Kemandirian Energi, PLN Kembali Gelar Journalist Awards 2026
Djati Waluyo• Jumat, 9 Oktober 2026 | 14.38 WIB
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. (Dok. PLN)

JawaPos.com - PT PLN (Persero) Kembali menghelat PLN Journalist Awards (PJA) 2026 untuk ketujuh kalinya yang akan dimulai pada 8 Oktober hingga 6 November 2026.

Tahun ini, ajang kompetisi jurnalistik tersebut mengusung tema “Energi Mandiri, Indonesia Berdaya” dan mengajak jurnalis di seluruh Indonesia mengangkat berbagai isu energi serta ketenagalistrikan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, insan pers memiliki peran strategis dalam mengawal narasi pembangunan energi nasional yang sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam memperkuat swasembada energi nasional. 

Ia mengatakan, melalui karya jurnalistik yang informatif dan relevan, jurnalis turut membantu masyarakat memahami arah pembangunan serta kontribusinya terhadap kemandirian energi.

Baca Juga: Sukses Uji Coba Gas-In Commissioning Pipa WNTS-Pemping, PLN EPI Siap Pasok Gas Natuna ke Batam

“Energi adalah fondasi bagi kemandirian sebuah bangsa. Ketika kita mampu mengoptimalkan kekuatan dan potensi energi dalam negeri, kita tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing Indonesia,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (8/10).

Darmawan mengatakan, insan pers memiliki peran penting dalam mengawal, menginformasikan, dan memperkaya pemahaman publik mengenai perjalanan kemandirian energi Indonesia.

Sementara itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, PJA 2026 membuka enam kategori karya jurnalistik.

Keenam kategori tersebut meliputi Teks Hard News, Teks Feature, Foto Tunggal, Foto Cerita, Video Hard News, dan Video Feature.

“Karya yang didaftarkan wajib berbahasa Indonesia dan telah dipublikasikan atau disiarkan di media massa yang bersifat umum pada periode 23 Oktober 2025 hingga 6 November 2026,” ujar Gregorius.

Baca Juga: Kebutuhan Dananya Ditaksir capai Rp 3,3 Triliun, PLN IP Kembangkan PLTS Terintegrasi BESS

Untuk memberikan pilihan fokus bagi peserta, PJA 2026 juga menetapkan tiga subtema. Pertama, Swasembada Energi: Mengoptimalkan Kekuatan Dalam Negeri.

Kedua, Energi untuk Pertumbuhan dan Daya Saing Indonesia. Ketiga, Energi Berkeadilan: Memperluas Akses dan Manfaat bagi Masyarakat.

Tahun ini, PJA juga mempertahankan skema regional untuk menghadirkan keberagaman karya dan isu energi dari berbagai wilayah Indonesia.

Melalui skema ini, PLN akan memilih 81 peserta terbaik yang tergabung dalam Indonesia Top 81 Journalists dari tiga regional, yakni Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, dan luar Jawa.

Para peserta terpilih selanjutnya wajib menghasilkan karya jurnalistik baru sesuai dengan ketentuan lomba untuk mengikuti tahap penilaian berikutnya.

Baca Juga: Pasokan Biomassa untuk Cofiring jadi Tantangan, PLN EPI Kembangkan Ekosistem Biodes

Karya tersebut akan menjadi dasar penentuan juara utama pada masing-masing kategori.

Untuk menjaga objektivitas proses penilaian, seluruh karya akan dinilai oleh dewan juri independen yang memiliki kompetensi di bidang jurnalistik.

“Setiap daerah memiliki tantangan dan potensi energi yang berbeda. Kami mengajak jurnalis di seluruh Indonesia untuk mengangkat cerita terhadap berbagai upaya membangun kemandirian energi di wilayahnya, sehingga masyarakat dapat melihat lebih dekat beragam perkembangan energi di Tanah Air,” pungkasnya.

EDITOR: Bayu Putra