← Beranda
RM BTS Ungkap Alasan Cinta Seni hingga Jadi Kurator SFMOMA
Abdul Rahman• Rabu, 30 September 2026 | 23.02 WIB
RM BTS. (Allkpop)

 

JawaPos.com - RM BTS berbicara terbuka mengenai kecintaannya terhadap seni saat menghadiri preview pameran RM x SFMOMA: Between You and Me di San Francisco Museum of Modern Art (SFMOMA), 29 September 2026.

Dalam proyek tersebut, RM tidak hanya meminjamkan koleksi seni pribadinya, tetapi juga terlibat langsung sebagai kurator bersama tim SFMOMA. Pameran ini akan dibuka untuk umum pada 3 Oktober 2026 dan berlangsung hingga 7 Februari 2027.

SFMOMA disebut-sebut sebagai pameran museum pertama yang menampilkan koleksi pribadi RM. Hampir 200 karya dari koleksi RM dan SFMOMA akan dipertemukan dalam satu ruang, termasuk karya seni Korea modern dan kontemporer yang sebelumnya belum pernah dipamerkan kepada publik di Amerika Serikat.

Karya yang ditampilkan cukup beragam. Mulai dari lukisan, gambar, patung, keramik, tekstil hingga desain. Menariknya, sekitar tiga perempat karya berasal dari koleksi pribadi RM, sementara sisanya merupakan bagian dari koleksi SFMOMA.

Baca Juga: RM BTS Donasi 100 Juta Won untuk Museum Nasional Korea

Bagi RM, keterlibatannya dalam dunia seni bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Ia menyatakan mulai serius mengoleksi karya seni setelah rutin mengunjungi museum sekitar delapan tahun lalu.

Kebiasaan tersebut kemudian berkembang menjadi perjalanan personal. Saat menjalani wajib militer sekitar dua tahun lalu, RM mendapat tawaran dari SFMOMA untuk membuat sebuah proyek pameran yang berangkat dari perspektif pribadinya terhadap seni.

Ia mengaku langsung menerima tawaran tersebut. Dalam kesempatan itu, RM bahkan sempat bergurau bahwa tawaran ini merupakan sesuatu yang sulit untuk ditolak.

Bagi pemilik nama Kim Namjoon tersebut, seni memiliki fungsi yang jauh lebih dalam daripada sekadar benda koleksi. Seni menjadi semacam jangkar emosional ketika dirinya merasa kehilangan arah, baik ketika berada di Amerika Serikat maupun saat kembali ke Seoul.

Meski musik dan seni rupa menggunakan medium yang berbeda, RM melihat keduanya memiliki titik temu. Keduanya, menurut dia, sama-sama menjadi cara untuk menyampaikan cerita sekaligus mengekspresikan emosi.

Pandangan itu pula yang tercermin dalam konsep Between You and Me. Pameran tersebut mempertemukan berbagai gagasan yang berseberangan sekaligus saling melengkapi, seperti pengalaman personal dan sesuatu yang universal, perspektif Timur dan Barat, serta seni modern dengan seni kontemporer.

Yang membuat pameran ini semakin personal adalah keterlibatan RM dalam berbagai detail penyajiannya. SFMOMA menyebut RM ikut menentukan karya yang ditampilkan, cara karya-karya tersebut ditempatkan, hingga menulis teks dinding dan label karya. 

Pengunjung juga dapat mengikuti cara pandang RM melalui teks tulisan tangan dan panduan audio yang disediakan dalam pameran. Dengan demikian, koleksi tersebut tidak sekadar dipajang sebagai kumpulan karya seni, tetapi menjadi semacam perjalanan untuk memahami selera, pengalaman dan hubungan RM dengan seni.

Menariknya, RM sendiri mengaku pernah memiliki keraguan mengenai hobinya mengoleksi karya seni. Ia sempat mempertanyakan apakah memiliki begitu banyak karya akan membuat dirinya terlihat seperti orang kaya yang hanya menimbun benda bernilai.

Baca Juga: Azriel Hermansyah Larang Ashanty Bocorkan Rencana Pernikahan

Namun, keraguan itu justru berujung pada keinginan untuk membuka koleksi pribadinya kepada publik. RM ingin karya-karya yang selama ini memiliki hubungan personal dengannya bisa dinikmati secara langsung oleh orang lain.

EDITOR: Abdul Rahman