← Beranda
3 Kontroversi YouTuber Bigmo, dari Kasus Azizah Salsha hingga Vape
Abdul Rahman• Jumat, 2 Oktober 2026 | 01.41 WIB
YouTuber Bigmo. (Instagram: bigmoskyy)

 

JawaPos.com - Nama YouTuber Muhammad Jannah atau Bigmo beberapa kali menjadi sorotan karena konten yang dibuatnya berujung kontroversi hingga menjadi persoalan hukum.

Bigmo dikenal lewat kanal YouTube Niceguymo yang banyak menghadirkan konten live streaming dengan gaya spontan dan ceplas-ceplos. Popularitas tersebut membuat sejumlah potongan siarannya dengan cepat menyebar di media sosial.

Namun, gaya konten yang mengandalkan spontanitas juga membuat Bigmo beberapa kali terseret polemik dan menuai kontroversi. 

Berikut 3 kontroversi yang pernah membuat nama Bigmo ramai diperbincangkan publik.

Baca Juga: Profil Al Ghazali, Artis yang Punya Komitmen Kuat Jaga Privasi Buah Hatinya

1. Kasus Azizah Salsha

Salah satu kontroversi Bigmo berkaitan dengan kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan Azizah Salsha.

Persoalan tersebut bermula dari konten yang membahas berbagai isu mengenai kehidupan pribadi Azizah Salsha. Pada Agustus 2025, Azizah melaporkan sejumlah akun dan kreator ke Bareskrim Polri terkait dugaan penyebaran fitnah tentang dirinya.

Dalam perkembangan kasus tersebut, Bigmo kemudian ikut terseret dan pada Maret 2026 ditetapkan sebagai tersangka.

Perkara itu akhirnya tidak berlanjut ke persidangan setelah Azizah dan pihak Bigmo menempuh mediasi. Pada April 2026, Azizah resmi mencabut laporan setelah kedua pihak sepakat berdamai.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Bigmo sebagai kreator karena konten di media sosial membawanya berhadapan langsung dengan proses hukum.

2. Polemik Pandawara Group hingga Kerja Sama dengan RRQ Berakhir

Kontroversi berikutnya terjadi ketika Bigmo dinilai menyinggung Pandawara Group dan AAA Clan.

Persoalan bermula dari pernyataan Bigmo yang mempertanyakan penghargaan Guinness World Records yang diterima Pandawara Group dan AAA Clan yang dianggap bisa dibeli. Pernyataan tersebut kemudian mendapat respons dari Pandawara dan sejumlah kreator lain.

Tak lama berselang, muncul kabar mengenai berakhirnya kerja sama Bigmo dengan tim esports RRQ.

RRQ pada 29 Mei 2026 mengumumkan kerja sama dengan Bigmo sebagai Brand Ambassador telah berakhir. Sejumlah pemberitaan mengaitkan momentum tersebut dengan polemik Bigmo di media sosial, meski pengumuman resmi RRQ tidak secara spesifik menyebut kontroversi tertentu sebagai alasan berakhirnya kerja sama.

Kasus ini menunjukkan bagaimana pernyataan seorang kreator di media sosial dapat berdampak pada hubungan profesional dan kerja sama secara komersial.

3. Dugaan Eksploitasi Anak dalam Promosi Vape

Kontroversi terbaru yang kembali mencuat pada akhir September 2026 adalah dugaan eksploitasi anak dalam konten live streaming.

Potongan siaran Bigmo memperlihatkan anak di bawah umur disebut dilibatkan untuk mempromosikan produk liquid vape. Konten tersebut kemudian menuai sorotan karena melibatkan anak di bawah umur dalam konteks promosi produk rokok elektrik.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Pada 10 Agustus 2026, Bigmo menjalani pemeriksaan dan dicecar sekitar 40 pertanyaan terkait konten tersebut. Bigmo juga menyampaikan permintaan maaf. Kasus tersebut akhirnya dicabut oleh pihak pelapor setelah adanya klarifikasi dan permintaan maaf dari Bigmo.

Baca Juga: Profil Alyssa Daguise, Artis yang Punya Komitmen Kuat Jaga Privasi Baby Soso

Perkembangan terbaru muncul pada 30 September 2026. Komnas Perlindungan Anak menyatakan akan melaporkan Bigmo ke Polda Metro Jaya pada hari ini, Kamis, 1 Oktober 2026 terkait dugaan eksploitasi anak. Komnas PA menilai persoalan itu perlu diproses secara hukum dan menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak.

Komnas Perlindungan Anak benar-benar melaporkan Bigmo pada hari ini. Laporan dibuat di Polda Metro Jaya.

EDITOR: Abdul Rahman