JawaPos.com - Kotak termasuk salah satu grup musik yang berhasil mempertahankan eksistensi selama lebih dari dua dekade. Pada 27 September 2026, band yang digawangi Cella, Chua, dan Tantri tersebut telah genap berusia 22 tahun.
Perjalanan Kotak bermula pada 2004 melalui ajang pencarian bakat The Dream Band. Grup ini resmi terbentuk pada 27 September 2004 dengan formasi awal yang terdiri dari Julia Angelia Lepar alias Pare sebagai vokalis, Prinzes Amanda atau Icez pada bass, Mario Marcella alias Cella pada gitar, serta Haposan Haryanto Tobing alias Posan pada drum.
Konsep awal Kotak memang dibangun sebagai sebuah band beranggotakan empat orang. Nama Kotak menggambarkan empat sisi dan empat sudut yang berbeda, tetapi menyatu dalam satu wadah musik.
Setelah terbentuk, Kotak melanjutkan perjalanan dengan merilis album perdana bertajuk Kotak pada 2005. Album tersebut menjadi pijakan awal mereka sebelum band memasuki fase perubahan personel yang kemudian ikut membentuk identitas Kotak hingga sekarang.
Baca Juga: Komnas PA Resmi Laporkan Bigmo ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Eksploitasi Anak
Perubahan penting terjadi ketika Pare meninggalkan band. Tantri kemudian masuk sebagai vokalis. Tantri sebelumnya juga pernah mengikuti ajang The Dream Band dan mengaku sudah menjadi penggemar Kotak sebelum bergabung.
Masuknya Tantri menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Kotak. Bersama Cella, Icez, dan Posan, Tantri kemudian melanjutkan aktivitas band hingga melahirkan karya baru.
Chua Bergabung, Formasi Makin Dikenal
Setelah Icez keluar dari Kotak, posisi bass kemudian diisi oleh Swasti Sabdastantri alias Chua pada 2008. Formasi Tantri, Chua, Cella, dan Posan sempat menjadi salah satu formasi yang lekat dengan perjalanan Kotak pada periode berikutnya.
Posan kemudian meninggalkan Kotak pada 2011. Sejak saat itu, Kotak melanjutkan perjalanan sebagai trio yang terdiri dari Tantri, Chua, dan Cella. Formasi tiga personel tersebut bertahan selama bertahun-tahun dan menjadi wajah Kotak yang paling dikenal publik.
Menariknya, Cella menjadi personel yang paling lama bertahan sejak Kotak pertama kali terbentuk. Sementara Tantri dan Chua menjadi bagian penting dari formasi yang membawa Kotak melewati berbagai fase perkembangan musik Indonesia.
Dalam perjalanannya, Kotak melahirkan sejumlah lagu yang menjadi bagian dari ingatan pendengar musik Indonesia, termasuk Pelan-Pelan Saja, Selalu Cinta, dan Beraksi.
22 Tahun Tetap Ngeband
Memasuki usia 22 tahun, perjalanan Kotak kembali menunjukkan bahwa pergantian personel tidak menghentikan langkah mereka di industri musik.
Tantri, Chua, dan Cella tetap menjadi tiga nama utama yang melekat dengan Kotak. Dalam sejumlah profil terkini, ketiganya masih tercatat sebagai anggota inti Kotak.
Tantri pun memilih merayakan ulang tahun Kotak dengan harapan yang sederhana. Baginya, setelah 22 tahun, yang terpenting adalah tetap bisa menjalani rutinitas sebagai musisi dan terus bertemu dengan para penggemar melalui karya dan panggung.
“Nggak banyak doanya, cuma pengen ngeband mangan turu ngeband mangan turu and repeat,” tutur Tantri Kotak.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para penggemar yang selama ini menemani perjalanan Kotak.
“Makasi support-nya buat kerabat Kotak dan semua teman-teman yang tumbuh bersama dengan karya kami.”
Baca Juga: 3 Kontroversi YouTuber Bigmo, dari Kasus Azizah Salsha hingga Vape
Bagi Kotak, usia 22 tahun bukan sekadar angka. Perjalanan dari ajang pencarian bakat pada 2004, pergantian personel, hingga bertahan dengan formasi yang dikenal saat ini menjadi bagian dari cerita panjang mereka di musik Indonesia.