← Beranda
Tanding Tinju hingga Pingsan, Dede Sunandar Bantah Settingan
Abdul Rahman• Selasa, 6 Oktober 2026 | 01.54 WIB
Vicky Prasetyo terus dampingi Dede Sunandar sejak pingsan di atas ring tinju, di rumah sakit, hingga kembali ke kamar hotel.

 

JawaPos.com - Dede Sunandar membantah pertandingan tinju yang membuat dirinya sempat pingsan merupakan aksi yang sudah direncanakan atau settingan untuk menciptakan kehebohan. Dede menegaskan bahwa pertandingan tersebut berlangsung spontan dan dirinya benar-benar tidak mengetahui seberapa keras pukulan yang akan diterimanya.

"Kita tanding itu benar-benar dua lawan satu, tidak ada rencana sama sekali, tidak ada settingan," kata Dede Sunandar.

Penegasan itu disampaikan Dede Sunandar saat berada di dalam mobil bersama Vicky Prasetyo ketika hendak berangkat ke rumah sakit untuk melakukan CT scan pada bagian kepala. Pemeriksaan ini dilakukan setelah Dede mengalami insiden dalam pertandingan tinju yang membuat dirinya terjatuh hingga tak sadarkan diri usai terkena pukulan keras dari Vicky Prasetyo.

Dede mengakui situasi pertandingan berlangsung dalam kondisi emosional. Menurut dia, Vicky ketika itu masih terbawa suasana setelah terlibat pertandingan dengan dirinya dan juga Bedu. 

Baca Juga: Vicky Prasetyo Temani Dede Sunandar Lakukan CT Scan Kepala Usai Terkena Hantaman hingga Blackout

"Namanya kita nggak tahu seberapa kerasnya dan mungkin itu waktu pas aku maju, mungkin emosinya Pak Vicky masih memuncak," ujar Dede Sunandar.

Setelah insiden tersebut, Vicky tidak tinggal diam. Ia kemudian mengantarkan Dede ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan di Jambi. Dia juga mendampingi Dede hingga pulang ke Jakarta.

Selain itu, Vicky Prasetyo juga ikut mendampingi Dede untuk melakukan pemeriksaan CT scan pada bagian kepala hari ini, Senin (5/10). Pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan kondisi Dede setelah mengalami benturan dalam pertandingan tinju pada akhir pekan lalu.

Dede menyampaikan apresiasi kepada Vicky yang menurutnya tetap menunjukkan kepedulian terhadap dirinya. Ia bahkan menyebut sikap tersebut sebagai bentuk perlakuan yang mengutamakan sisi kemanusiaan di atas pertandingan.

"Terima kasih banyak juga buat Pak Vicky yang sudah memanusiakan manusia di saat pertandingan," kata Dede.

Sementara itu, Vicky Prasetyo menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang menimpa Dede. Ia mengakui pertandingan tinju bukan sesuatu yang bisa dianggap sepele karena setiap benturan memiliki risiko terhadap kondisi fisik seseorang.

"Saya secara pribadi juga minta maaf ke Dede kalau terjadi hal yang tidak diinginkan. Ini pembelajaran banget bahwa memang tinju bukan sembarangan," ujar Vicky.

Vicky juga menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Dede dan berharap kondisi Dede bisa segera pulih. "Saya pribadi juga minta maaf buat keluarganya Dede, semuanya. Mudah-mudahan Dede bisa sehat kembali," kata Vicky.

Insiden tersebut menjadi pengingat bahwa pertandingan tinju, meski dilakukan dalam konteks hiburan atau persahabatan, tetap memiliki risiko cedera. Benturan keras, terutama pada bagian kepala, perlu mendapat perhatian medis karena kondisi tertentu tidak selalu bisa diketahui hanya dari pemeriksaan fisik.

Baca Juga: Dede Sunandar Buka Suara Setelah Pingsan Kena Pukulan Vicky Prasetyo di Atas Ring Tinju

Bagi Dede Sunandar, pemeriksaan lanjutan menjadi langkah penting untuk memastikan tidak ada masalah serius setelah insiden tersebut.

EDITOR: Abdul Rahman