JawaPos.com - Emiten properti PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) mencatat adanya perbaikan kinerja di tengah pandemi Covid-19. Perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 11,16 miliar di tekanan perekonomian akibat panemi Covid-19.
“Di tengah berbagai tantangan dalam dua tahun belakangan ini, Diamondland dapat membukukan kinerja yang positif kendati secara umum mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelum pandemi,” jelas Adam Bilfaqih, Presiden Direktur PT Diamond Citra Propertindo, usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, Kamis (19/8).
Dari total laba bersih yang dihimpun perseroan, sebesar Rp 1.12 miliar disisihkan sebagai dana cadangan, sementara sisanya sebesar Rp 10,05 miliar ditetapkan sebagai laba ditahan Perseroan untuk memperkuat permodalan jangka panjang dan dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis serta rencana investasi Perseroan.
Adam menyebut pihak terus mencermati adanya perubahan pola pasar properti yang menjadi lebih optimistis memasuki tahun 2021. “Permintaan masyarakat dan konsumen terhadap produk-produk properti mulai tumbuh. Kondisi ini terjadi pada sejumlah pengembangan proyek yang dilakukan perseroan, khususnya di pasar apartemen low rise,” ujarnya.
Managing Director PT. Diamond Citra Propertindo, Bayu Setiawan menjelaskan secara umum kinerja perusahaan untuk tahun buku 2020 dipengaruhi secara signifikan oleh pandemi covid-19 dengan konsekuensi ekomomi. Terutama aktivitas penjualan secara langsung yang terkendala dengan kebijakan pembatasan fisik sebagai bagian dari protokol kesehatan.
Bayu juga melaporkan realisasi penggunaan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham Perseroan mencapai Rp 214,61 miliar. Adapun, perseroan menggunakan menggunakan dana tersebut untuk digunakan sebagai modal kerja anak perusahan. Sebesar Rp 15,21 miliar digunakan sebagai modal kerja anak perusahaan PT Arba Propertindo dan sebesar Rp 41,3 miliar sebagai penyerta modal kerja PT Kalibata Inovasi Maju. Terdapat sisa dana sebesar Rp 158,1 miliar.