JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan kembali melanjutkan koreksinya pada perdagangan Selasa (29/9), setelah ditutup melemah sebesar 1,51 persen ke level 6,147 pada perdagangan Senin (28/9).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan tren penurunan yang terjadi pada IHSG saat ini masih membentuk bagian dari wave a dari wave (x) pada label hitam. Hal tersebut berarti, IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 6,088-6,111.
Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentang 6,041- 5,984 sedangkan resistance di level 6,297-6,419.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Selasa (29/9), yakni PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
Baca Juga: Rupiah Berpotensi Melemah ke Rp 17.950, Tertekan Konflik Timur Tengah dan Harga Minyak
Saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham AADI sebelumnya menguat 3,33 persen ke level 11.625 dan masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi AADI saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 3. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 11.475-11.600, dengan target harga 12.050 hingga 12.500 dan stop loss di bawah 11.225.
Berikutnya, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BRPT sebelumnya terkoreksi 2,32 persen ke level 1.475 dan masih didominasi oleh tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi downtrend pada BRPT saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [ii]. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 1.420-1.460, dengan target harga 1.550 hingga 1.695 dan stop loss di bawah 1.380.
Selanjutnya, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) direkomendasikan dengan strategi Spec Buy. Saham PSAB sebelumnya terkoreksi 0,93 persen ke level 530 dan masih didominasi oleh tekanan jual yang cenderung meningkat, namun koreksinya mampu tertahan oleh MA60.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi PSAB saat ini sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (1) pada label hitam, atau bagian dari wave 3 dari wave (3) pada label merah. Investor dapat menerapkan strategi Spec Buy pada kisaran 486-505, dengan target harga 555 hingga 575 dan stop loss di bawah 478.
Berikutnya, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) direkomendasikan dengan strategi Sell on Strength. Saham PTRO sebelumnya bergerak terkoreksi dan ditutup pada level 5.300. Pergerakannya masih didominasi oleh tekanan jual yang meningkat.
MNC Sekuritas memperkirakan, posisi PTRO saat ini berada di akhir wave [e] dari wave X pada pola triangle. Hal tersebut berarti penguatannya diperkirakan akan relatif terbatas dan rawan melanjutkan koreksinya kembali. Adapun area koreksi yang diperkirakan berada di rentang 4.510-4.830.
Investor dapat menerapkan strategi Sell on Strength pada kisaran 5.350-5.450.