← Beranda
Berebut Dana Nasabah, Bank Digital Tawarkan Bunga Deposito hingga 8,5 Persen
Rian Alfianto• Minggu, 11 Oktober 2026 | 23.30 WIB
Ilustrasi tabungan di dalam celengan dan brankas (Dok. Freepik)

 

JawaPos.com - Persaingan bank digital dalam menarik dana masyarakat semakin terlihat melalui penawaran bunga deposito. Memasuki Oktober 2026, layanan digital Bank INA, Binadigital, menawarkan bunga deposito hingga 8,5 persen per tahun melalui program promo 10.10 yang berlangsung pada 10–28 Oktober 2026.

Penawaran tersebut hadir di tengah kebutuhan perbankan untuk menarik simpanan nasabah melalui layanan yang mudah diakses dan menawarkan imbal hasil kompetitif. Selain bunga promo, Binadigital menawarkan bunga deposito reguler hingga 7,88 persen per tahun, dengan pilihan tenor mulai 14 hari hingga 360 hari.

Nasabah dapat membuka deposito melalui aplikasi dengan setoran awal minimal Rp 1 juta. Skema tersebut memberi pilihan bagi masyarakat yang ingin menempatkan dana dalam jangka pendek maupun panjang tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Namun, tingginya bunga yang ditawarkan tidak serta-merta menjadi satu-satunya penentu masyarakat dalam memilih bank. Kepercayaan terhadap lembaga keuangan, kemudahan transaksi, keamanan layanan, serta ketentuan pencairan dana juga menjadi pertimbangan dalam menempatkan simpanan.

Bunga Deposito jadi Daya Tarik Menghimpun Dana

Dalam industri perbankan, deposito merupakan salah satu instrumen penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), selain tabungan dan giro. Dana tersebut menjadi bagian penting dari sumber pendanaan bank untuk menjalankan kegiatan intermediasi, termasuk menyalurkan kredit.

Persaingan menawarkan bunga deposito menjadi salah satu cara bank menarik dana masyarakat. Bagi nasabah, bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan potensi pendapatan dari simpanan. Namun, bagi bank, penghimpunan dana dengan biaya bunga yang tinggi juga perlu diperhitungkan terhadap pendapatan yang diperoleh dari penyaluran dana dan aktivitas bisnis lainnya.

Karena itu, penawaran bunga deposito perlu dilihat dalam konteks strategi pendanaan masing-masing bank. Tingkat bunga bukan hanya berkaitan dengan daya tarik produk bagi nasabah, tetapi juga dengan pengelolaan biaya dana dan likuiditas perbankan.

Dalam konteks Binadigital, penawaran bunga reguler hingga 7,88 persen per tahun dan promo hingga 8,5 persen per tahun menjadi bagian dari strategi untuk menawarkan pilihan simpanan melalui kanal digital.

Wakil Direktur Utama Bank INA Yulius Purnama Junaedi mengatakan, pengembangan layanan digital diarahkan untuk memberikan kemudahan akses sekaligus nilai tambah bagi nasabah.

“Melalui Binadigital, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi perbankan digital yang tidak hanya aman dan mudah diakses, tetapi juga memberikan nilai tambah yang optimal bagi nasabah. Penawaran spesial suku bunga deposito hingga 8.5% p.a. dalam rangka promo 10.10 ini adalah wujud nyata komitmen Bank INA dalam memfasilitasi masyarakat untuk merencanakan keuangan jangka pendek maupun panjang dengan hasil yang maksimal,” ujar Yulius.

Promo bunga deposito hingga 8,5 persen per tahun berlaku untuk penempatan dana pada 10–28 Oktober 2026. Adapun pilihan tenor yang tersedia dalam layanan deposito Binadigital dimulai dari 14 hari hingga satu tahun, dengan setoran awal mulai Rp 1 juta.

Calon nasabah perlu memastikan tenor yang memenuhi syarat promo, besaran bunga untuk setiap jangka waktu, serta ketentuan pencairan sebelum jatuh tempo. Informasi tersebut penting agar perbandingan produk tidak hanya bertumpu pada angka bunga tertinggi.

Nasabah Perlu Memperhitungkan Imbal Hasil dan Risiko

Bunga tinggi dapat menjadi pertimbangan dalam memilih deposito, tetapi nasabah tetap perlu memperhatikan sejumlah aspek sebelum menempatkan dana. Salah satunya adalah likuiditas, sebab deposito memiliki jangka waktu tertentu dan pencairan sebelum jatuh tempo dapat dikenai ketentuan atau biaya sesuai kebijakan bank.

Selain itu, bunga deposito umumnya dikenai pajak sesuai ketentuan perpajakan. Artinya, imbal hasil bersih yang diterima nasabah dapat lebih rendah daripada angka bunga yang diumumkan.

Nasabah juga perlu memeriksa ketentuan penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Penjaminan simpanan mengikuti persyaratan yang berlaku, termasuk batas maksimum nilai simpanan yang dijamin dan ketentuan tingkat bunga penjaminan. Bunga yang melampaui tingkat bunga penjaminan LPS dapat memengaruhi kelayakan simpanan untuk dijamin.

Layanan deposito Binadigital tersedia melalui aplikasi untuk perangkat Android dan iOS. Kehadiran layanan berbasis aplikasi memungkinkan pembukaan dan pengelolaan deposito dilakukan secara digital, sekaligus memperluas pilihan masyarakat dalam menyimpan dana.

Di tengah persaingan bank menghimpun simpanan, penawaran bunga menjadi salah satu faktor yang dapat menarik perhatian nasabah. Namun, keputusan penempatan dana tetap perlu mempertimbangkan kesehatan dan kredibilitas bank, ketentuan produk, serta kesesuaian deposito dengan kebutuhan keuangan pribadi.

EDITOR: Estu Suryowati