JawaPos.com - Samsung memperkenalkan Galaxy Tab S12 series yang terdiri dari Galaxy Tab S12 Ultra dan Galaxy Tab S12+, dengan fokus pada peningkatan performa, layar, daya tahan baterai, serta fitur kecerdasan buatan (AI).
Tablet terbaru ini hadir dengan prosesor 3nm, layar Dynamic AMOLED 2X hingga 14,6 inci, serta S Pen dalam paket pembelian.
Galaxy Tab S12 Ultra menjadi model dengan ukuran terbesar sekaligus paling tipis. Ketebalannya hanya 5,1 mm. Sementara itu, Galaxy Tab S12+ membawa layar 12,6 inci dengan bezel yang dibuat lebih tipis dibanding generasi sebelumnya.
Keduanya menjalankan Android 17 dengan antarmuka One UI 9 dan membawa sejumlah fitur Galaxy AI yang dirancang untuk membantu pekerjaan, pencatatan, hingga aktivitas kreatif.
Salah satu perubahan teknis utama pada Galaxy Tab S12 series terletak pada penggunaan prosesor 3nm generasi terbaru.
Samsung mengklaim performa NPU meningkat hingga 61 persen, CPU 19 persen, dan GPU 17 persen dibandingkan Galaxy Tab S11 Ultra. Peningkatan tersebut terutama ditujukan untuk menangani pemrosesan AI, pekerjaan multitasking, hingga aktivitas yang membutuhkan kemampuan grafis lebih tinggi.
Untuk menjaga suhu ketika tablet digunakan dalam beban berat, Samsung merancang ulang sistem 3D Vapor Chamber. Sistem pendinginan ini bertugas mengalirkan panas secara lebih efisien sehingga performa perangkat dapat dipertahankan ketika digunakan untuk aktivitas seperti penyuntingan video atau desain grafis dalam waktu lama.
"Galaxy Tab S12 series juga memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu," kata Widyantoko Utomo, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia ditemui JawaPos.com di Jakarta, Kamis (1/10).
Di bagian layar, Galaxy Tab S12 Ultra menggunakan layar berukuran 14,6 inci, sedangkan Galaxy Tab S12+ memiliki panel 12,6 inci. Keduanya menggunakan Dynamic AMOLED 2X dengan tingkat kecerahan puncak hingga 1.600 nits.
Samsung juga meningkatkan fitur Vision Booster yang dapat menyesuaikan tingkat kecerahan dengan kondisi pencahayaan secara real time. Pada Galaxy Tab S12+, ukuran layar dibuat lebih besar dibanding pendahulunya dengan bezel yang lebih tipis sehingga ruang kerja bertambah tanpa menghilangkan karakter portabelnya.
Aspek audio turut mendapat perubahan. Galaxy Tab S12 series menggunakan sistem 4-channel spatial audio, dua kali lebih banyak dibanding generasi sebelumnya, untuk menghasilkan distribusi suara yang lebih imersif ketika digunakan menonton video, mengikuti tutorial, maupun mengedit konten.
Dan untuk menunjang penggunaan dalam waktu panjang, Galaxy Tab S12 Ultra diklaim mampu bertahan hingga 23 jam, sedangkan Galaxy Tab S12+ mencapai hingga 21 jam dalam sekali pengisian daya.
Ketika baterai habis, pengisian dari 0 hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar 95 menit. Kombinasi baterai, prosesor 3nm, dan sistem pendinginan tersebut menjadi bagian dari rancangan perangkat untuk penggunaan dengan beban kerja panjang.
S Pen dan Multitasking
Galaxy Tab S12 Ultra dan Galaxy Tab S12+ sama-sama dibekali S Pen dalam paket pembelian. Stylus tersebut dapat digunakan untuk menulis, membuat anotasi, menggambar, hingga mengedit konten secara lebih presisi.
Dengan layar berukuran besar, Samsung memungkinkan pengguna menjalankan hingga tiga aplikasi secara bersamaan melalui Multi Window. Misalnya, Samsung Notes dapat digunakan untuk mencatat materi di satu sisi, sementara aplikasi lain digunakan untuk mengikuti materi pembelajaran dan asisten AI ditempatkan di bagian lainnya.
Lalu, untuk penggunaan yang lebih menyerupai laptop, tersedia pula aksesori Pro Keyboard dan Book Cover Keyboard Slim. Pro Keyboard dilengkapi tombol khusus Galaxy AI untuk memberikan akses cepat ke asisten AI.
Galaxy AI dan Gemini Masuk ke Alur Kerja Tablet
Galaxy Tab S12 series tidak hanya mengandalkan kemampuan perangkat keras. Samsung mengintegrasikan Galaxy AI ke dalam sejumlah aktivitas, mulai dari pencatatan hingga pencarian informasi.
Perangkat ini juga menyediakan uji coba Google AI Pro selama enam bulan. Melalui Gemini, pengguna dapat mengajukan pertanyaan atau menggali informasi lebih lanjut dari topik yang sedang dipelajari.
Ada pula Gemini Notebook yang memungkinkan catatan, gambar, rekaman, dan file dikumpulkan dalam satu ruang. Konten tersebut kemudian dapat digunakan untuk membuat rangkuman, podcast, maupun kuis.
Samsung juga memperbarui pengalaman peramban dengan kemampuan memahami konteks halaman dan tab yang sedang dibuka. Fitur tersebut dapat membantu merangkum halaman web atau menemukan kembali sumber yang sebelumnya pernah diakses.
Sementara dari sisi perangkat lunak kreatif, salah satu perubahan yang cukup menonjol adalah kehadiran Adobe Photoshop secara pre-installed.
Samsung menyebut Galaxy Tab S12 series menjadi tablet Android pertama yang membawa Photoshop secara bawaan. Antarmukanya dioptimalkan untuk layar tablet dan dapat digunakan bersama S Pen.
Photoshop juga membawa fitur berbasis generative AI dari Adobe Firefly, termasuk AI Assistant. Untuk Galaxy Tab S12 series, tersedia akses gratis Photoshop versi mobile selama empat bulan.
Selain Photoshop, sejumlah aplikasi lain tersedia untuk kebutuhan mencatat, menggambar, mengedit video, dan mengorganisasi pekerjaan, seperti Notability, Goodnotes, LumaFusion, Notion, Clip Studio Paint, MyScript Math, MyScript Notes, Noteshelf 3, dan ArcSite.
Spesifikasi Galaxy Tab S12 Ultra dan S12+ dalam Narasi
Secara teknis, Galaxy Tab S12 Ultra menjadi model dengan konfigurasi layar paling besar. Tablet ini membawa panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 14,6 inci dengan kecerahan puncak hingga 1.600 nits. Ketebalannya hanya 5,1 mm, menjadikannya perangkat tertipis dalam lini Galaxy Tab Samsung.
Sementara Galaxy Tab S12+ menggunakan layar 12,6 inci dengan jenis panel yang sama dan bezel lebih tipis dibanding generasi sebelumnya.
Kedua tablet menggunakan prosesor 3nm yang menjadi basis peningkatan performanya. Dibandingkan Galaxy Tab S11 Ultra, Samsung menyebut kemampuan NPU meningkat hingga 61 persen, CPU 19 persen, dan GPU 17 persen.
Pemrosesan tersebut didukung sistem pendinginan 3D Vapor Chamber yang dirancang ulang untuk membantu mengelola panas ketika perangkat digunakan menjalankan tugas berat.
Untuk daya tahan, Galaxy Tab S12 Ultra mampu digunakan hingga 23 jam, sementara Galaxy Tab S12+ mencapai hingga 21 jam. Pengisian baterai dari kondisi 0 hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar 95 menit. Keduanya juga membawa sertifikasi IP68 serta sistem 4-channel spatial audio.
Dari sisi input, kedua model menyertakan S Pen dalam paket pembelian. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk menulis, membuat anotasi, menggambar, maupun mengedit konten. Dukungan Multi Window memungkinkan hingga tiga aplikasi ditampilkan secara bersamaan, sementara perangkat menjalankan Android 17 dengan One UI 9.
Galaxy Tab S12 series dijual di Indonesia mulai Rp 21 jutaan. Dengan konfigurasi tersebut, perbedaan utama kedua model terletak pada ukuran layar dan karakter penggunaan, sementara keduanya membawa fondasi performa, fitur AI, S Pen, ketahanan IP68, dan sistem audio yang sama. (*)