← Beranda
Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AS ke TNI AL, Dipakai Marinir
Syahrul Yunizar• Selasa, 29 September 2026 | 01.57 WIB
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menerima dan menyerahkan ranpur amfibi untuk Koprs Marinir TNI AL pada Senin (28/9). (TNI AL)

JawaPos.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyerahkan sebanyak 12 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi jenis Amphibious Assault Vehicle (AAV M-35) bikinan Amerika Serikat (AS) kepada TNI AL.

Seluruh alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang diproyeksikan untuk digunakan korps Marinir itu diserahkan pada Senin (28/9).

Proses serah terima berlangsung di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel).

Secara keseluruhan, Pemerintah Indonesia akan menerima 35 unit ranpur serupa. Puluhan lainnya akan dikirimkan secara bertahap.

Baca Juga: Panglima TNI: Penanganan OPM di Papua Dilakukan Melalui Operasi Keamanan dan Pendekatan Teritorial

”Penambahan kendaraan tempur amfibi ini merupakan bagian dari pembangunan kekuatan pertahanan yang dilaksanakan secara bertahap untuk meningkatkan mobilitas, daya gerak, serta kesiapan operasional Korps Marinir dalam melaksanakan operasi amfibi dan menjaga wilayah strategis Indonesia,” ungkap Sjafrie, dikutip dari akun media sosial resminya.

Berdasar data dari TNI AL, penyerahan 12 unit AAV M-35 merupakan pengiriman tahap pertama dari total pemenuhan 35 ranpur tersebut.

Dari Menhan Sjafrie, ranpur itu diserahkan kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.

”Ini adalah program FMS dari Amerika Serikat. Saat ini kita menerima 12 unit dan nanti akan hadir lagi 23 di akhir November. Dan ini memperkuat kendaraan tempur dari Pasukan Marinir, khususnya untuk pasukan pendarat untuk pelaksanaan operasi amfibi,” terang Ali.

Menurut orang nomor satu di TNI AL itu, seluruh ranpur amfibi tersebut akan diserahkan kepada Korps Marinir untuk digunakan oleh 3 Pasukan Marinir.

Baca Juga: Panglima Koops TNI Habema Terima Senjata Api dari 4 Mantan Anggota OPM di Puncak Jaya

Semua dibagi rata agar kekuatan masing-masing Pasukan Marinir sama. Ranpur AAV M-35 adalah ranpur amfibi pengangkut personel berbasis tracked (roda rantai).

”Kapasitas angkut dari kendaraan ini adalah 21 orang, dengan kru 3 orang, dan dia mampu melewati perairan atau laut dengan Sea State 5. Jadi, makanya diberi nama M-35, AAV M-35,” bebernya.

Dipersenjatai Senapan Mesin Berat dan Pelontar Granat

AAV M-35 dirancang dengan performa tinggi untuk mendukung pendaratan amfibi dengan mampu membawa hingga 21 prajurit beserta perlengkapan tempurnya.

Kecepatan jelajah mencapai sekitar 15 kilometer per jam di air dan 75 kilometer per jam di darat.

Ranpur itu dipersenjatai dengan senapan mesin berat kaliber 12,7 mm dan pelontar granat otomatis (Oerlikon/MK19) 40 mm.

Baca Juga: TNI AU Butuh 3 Unit Pesawat Tanker Airbus A330 MRTT, Wakasau: Sudah Sesuai Renstra

Masuknya AAV M-35 ke jajaran Korps Marinir dipastikan semakin meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan daya gempur pasukan khusus tersebut.

Modernisasi alutsista dilakukan berkesinambungan dengan penguatan kemampuan pendarat amfibi yang sebelumnya telah diperkuat oleh 15 unit LVT-7A1 asal Korea Selatan pada 2009.

 

EDITOR: Bayu Putra