JawaPos.com - TNI AD bakal memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana untuk 6 kodam baru. Termasuk mengisi pasukan yang dibutuhkan. Semua itu dilakukan secara bertahap.
”Untuk sarana prasarana dan personel, penataannya dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta prioritas operasional,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono pada Selasa (6/10).
Untuk kebutuhan personel atau pasukan, pengisian organisasi 6 kodam baru tersebut dilakukan secara bertahap. Semua dilakukan sesuai kebutuhan dengan tetap memperhatikan kompetensi dan kemampuan masing-masing personel.
”Demikian juga sarana prasarana, terus dipenuhi dan disempurnakan dengan mengoptimalkan aset serta fasilitas yang tersedia,” ujarnya.
Baca Juga: Alasan TNI AD Tambah 6 Kodam Baru: Penguatan Organisasi Angkatan Darat
TNI AD, lanjut Donny, berharap kehadiran 6 kodam baru semakin memperkuat sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, Polri, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung pembangunan nasional.
Menurut dia, TNI AD berkomitmen kuat memberikan dukungan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan, termasuk dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah seperti penanggulangan bencana, pelaksanaan program ketahanan pangan, serta pembangunan daerah.
”Dengan rentang kendali yang semakin efektif, kami berharap koordinasi di daerah dapat berjalan semakin cepat dan optimal,” harapnya.
TNI AD ingin keberadaan 6 kodam tersebut tidak hanya memperkuat kesiapan pertahanan wilayah, melainkan juga semakin meningkatkan kontribusi TNI AD dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Sesuai dengan rencana, Presiden Prabowo Subianto meresmikan 6 kodam baru di bawah jajaran TNI AD. Peresmian tersebut berlangsung dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, kemarin (5/10).
”Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini, Senin 5 Oktober 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI,” kata Prabowo.
Ada pun 6 kodam baru tersebut terdiri atas Kodam XXV/Mahmud Riaasyah di Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain itu masih ada Kodam XXVIII/Maluku Kiraha di Maluku Utara, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah, serta Kodam XXX/Winambora di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tidak hanya 6 kodam baru, Presiden Prabowo turut meresmikan 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (BTP), 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), dan 3 Batalyon Bantuan Tempur (Yon Banpur) yang terdiri atas unsur Kavaleri, Artileri Medan (Armed), dan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud).
Di bawah jajaran TNI AL, Presiden Prabowo meresmikan 1 Brigade Infanteri Marinir dan 4 Batalyon Marinir. Kemudian untuk TNI AU, Prabowo meresmikan 1 Divisi II Komando Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), 1 Brigade Korpasgat, 3 Batalyon Korpasgat, 1 Skadron Pendidikan, 2 Skadron Udara, dan 2 Satuan Radar.