JawaPos.com - Lailatul Qadar merupakan malam yang paling dinantikan umat Islam di seluruh dunia pada bulan Ramadhan.
Malam yang penuh dengan kemuliaan diyakini memiliki keutamaan luar biasa. Melaksanakan amalan di malam Lailatul Qadar bisa lebih baik dari seribu bulan atau sekitar 83 tahun.
Maka tidak heran apabila umat Islam berlomba-lomba meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan dengan harapan dapat meraih keberkahan dan keutamaan malam Lailatul Qadar.
Malam Lailatul Qadar adalah anugerah luar biasa yang Allah berikan kepada umat Nabi Muhammad. Dengan pahala yang lebih baik dari seribu bulan, satu malam tersebut dapat menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki diri, menghapus dosa, sekaligus mendekatkan diri kepada Allah.
Baca Juga: 6 Kesalahan Saat Tarawih yang Sering Terjadi, Umat Islam Perlu Waspada
Dalam Al-Qur’an, Allah secara khusus mengabadikan kemuliaan malam Lailatul Qadar dalam surah Al-Qadr. Dalam ayat tersebut dinyatakan bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan (khairun min Alfi syahr).
Berikut 7 keistimewaan malam Lailatul Qadar yang perlu diketahui umat Islam agar kita tambah semangat dalam menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan.
1. Lebih Baik dari Seribu Bulan
Keistimewaan utama malam Lailatul Qadar, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an, tepatnya surah Al-Qadr ayat 3, malam tersebut lebih baik dari seribu bulan.
Itu artinya, ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Wadar nilainya lebih baik dibandingkan kita melakukan ibadah selama kurang lebih 83 tahun.
Ini menunjukkan betapa besar pahala yang Allah siapkan bagi orang-orang yang bersungguh-sungguh melaksanakanibadah pada malam Lailatul Qadar.
2. Malam Diturunkannya Al-Qur’an
Lailatul Qadar adalah malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan ke Langit Dunia (sama' dunya). Peristiwa agung ini menjadi tonggak sejarah turunnya petunjuk hidup bagi umat manusia. Momentum turunnya Al-Qur’an menjadikan Lailatul Qadar jadi tambah istimewa dan penuh kemuliaan.
3. Malaikat Kompak Turun ke Bumi
Dalam surah Al-Qadr dijelaskan bahwa para malaikat turun ke bumi pada malam Lailatul Qadar dengan membawa berbagai urusan dan ketetapan dari Allah. Turunnya malaikat menjadi tanda betapa besarnya rahmat dan keberkahan yang menyelimuti bumi pada malam tersebut.
Suasana malam Lailatul Qadar digambarkan penuh ketenangan dan kedamaian hingga terbit fajar.
4. Penuh Ampunan dan Rahmat
Malam Lailatul Qadar merupakan kesempatan emas untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu. Rasulullah menganjurkan umatnya untuk memperbanyak doa, khususnya doa:
“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
Artinya:
Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.
5. Malam Penetapan Takdir Tahunan
Sebagian ulama menjelaskan bahwa pada malam Lailatul Qadar ditetapkan takdir tahunan manusia, seperti rezeki, ajal, hingga berbagai ketentuan lainnya. Hal ini menjadikan malam tersebut sebagai waktu terbaik untuk memperbanyak doa dan harapan kepada Allah.
Doa yang dipanjatkan pada malam ini diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
6. Penuh Keberkahan hingga Terbit Fajar
Al-Qur’an menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan dan kedamaian hingga terbit fajar. Artinya, sejak matahari terbenam hingga terbitnya fajar, malam tersebut dipenuhi dengan keberkahan, kedamaian, dan perlindungan dari segala keburukan.
7. Dirahasiakan Waktunya
Keistimewaan lainnya adalah waktu pasti malam Lailatul Qadar dirahasiakan oleh Allah. Ulama berbeda pendapat terkait tanggal turunnya.
Ada yang berpendapat 17 Ramadhan, 10 hari terakhir di bulan Ramdhan, bahkan pada awal bulan Ramadhan.
Namun yang banyak dijadikan pegangan, malam Lailatul Qadar ada pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam ganjil.
Dirahasiakannya malam Lailatul Qadar memiliki hikmah agar umat Islam bersungguh-sungguh melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan, bukan hanya pada satu malam saja.