← Beranda
Dubes Turki Berikan Aplaus Untuk Pelestarian dan Promosi Batik di Indonesia
Antara• Jumat, 2 Oktober 2026 | 23.18 WIB
Peserta mengikuti pelatihan batik semarangan bagi pelaku usaha mikro di Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (Nur Chamim/ Jawa Pos Radar Semarang)

JawaPos.com - Hari Batik di Indonesia yang diperingati tiap 2 Oktober mendapat aplaus dari duta besar Turki untuk Indonesia Talip Kucukcan. Kucuknan mengapresiasi upaya pelestarian dan promosi batik sebagai bagian dari budaya Indonesia.

 

“Kami sangat senang melihat tradisi ini terus dilestarikan dan dipromosikan di Indonesia serta diakui oleh UNESCO,” kata Dubes Kucukcan melalui pesan video yang diterima di Jakarta, Jumat (2/10) dikutip dari Antara.

 

Kucukcan dalam video yang diterima Antara mengenakan batik dengan dominasi warna abu-abu mengatakan bahwa ia dan staf di Kedutaan Besar Turki di Jakarta, hari ini sengaja mengenakan batik guna memeriahkan Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober.

 

“Saya menyampaikan pesan ini untuk mengucapkan selamat memperingati Hari Batik Nasional Indonesia. Hari ini, saya dan staf saya mengenakan batik, pakaian tradisional dan bagian dari budaya Indonesia,” ucapnya.

 

Diplimat Turki itu menyampaikan bahwa batik merupakan cerminan budaya Indonesia yang dituangkan melalui fesyen dan busana. Dirinya juga menilai keberagaman motif dan warna batik dari berbagai daerah memungkinkan masyarakat mempelajari keragaman budaya Indonesia melalui fesyen.

 

“Ketika kita melihat batik di Indonesia, kita menyadari bahwa batik merepresentasikan beragam pesan dari berbagai daerah. Terdapat beragam warna dan motif pada busana batik, sehingga kita dapat mempelajari banyak hal tentang budaya Indonesia melalui fesyen,” ujarnya.

Lebih lanjut Kucukcan menyampaikan optimisme bahwa tradisi yang dirawat Indonesia dalam melestarikan dan mempromosikan batik dapat terus berkembang dan dilestarikan.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya senang dapat mengenakan batik dan berbagai kegiatan selama bertugas di Indonesia.

“Kami senang dapat mengenakan pakaian dan busana (batik) ini. Semakin lama kami berada di Indonesia, koleksi batik yang kami miliki juga akan semakin bertambah,” katanya.

 

EDITOR: Diar Candra