JawaPos.com - Komite Nobel mengumumkan satu dari lima pemenangan penghargaan prestisius di dunia. Pada Kamis (8/10), Komite Nobel memutuskan untuk memberikan anugerah pemenangan Nobel Sastra 2026 kepada kepada penyair, penerjemah, dan profesor berkebangsaan Kanada Anne Carson.
Carson menjadi orang Kanada ketiga yang mendapat Nobel Sastra. Sebelum Carson, ada nama Saul Bellow yang memenanginya pada 1976 serta Alice Munro pada 2013.
Seperti disampaikan Komite Nobel melalui rilis persnya yang dimuat Antara Kamis (8/10), Carson dinilai pantas mendapat hadiah Nobel “atas karya-karyanya yang berani dan inovatif, yang melalui dialog jenaka dengan tradisi klasik telah menciptakan bentuk-bentuk baru bagi sastra kontemporer”.
Lahir pada 21 Juni 1950 di Toronto Kanada, Carson menyelesaikan pendidikan hingga doktoral di Universitas Toronto. Di samping mengajar di berbagai kampus, Carson juga aktif menghasilkan berbagai karya dalam bentuk prosa, puisi, hingga terjemahan.
Menurut Komite Nobel, hampir semua karya sastra Carson berpusat pada “persimpangan antara obsesi seorang ahli bahasa terhadap kata-kata dengan keinginan seorang pujangga menciptakan makna baru”.
Komite Nobel juga mencatat karya-karya terjemahan bahasa Yunani Klasik yang ditulis Carson dapat dianggap sebagai karya besar yang dapat berdiri sendiri.
Adapun sejumlah karya termasyhur penulis Kanada tersebut antara lain “The Glass Essay” yang dimuat pada “Glass, Irony, and God” (1995), “Autobiography of Red: A Novel in Verse” (1998), “The Beauty of the Husband: A Fictional Essay in 29 Tangos” (2001), “Nox” (2010), dan “Float” (2016).