← Beranda
Arda Naff dan Tantri Kotak Habiskan Malam Tahun Baru di Bali
Banu Adikara• Sabtu, 2 Januari 2021 | 04.31 WIB
Photo
JawaPos.com - Pasangan musisi Arda Naff dan Tantri Kotak menghabiskan malam tahun baru di Bali. Mereka berada di sana sudah hampir satu bulan dan menyambut malam pergantian tahun dengan penuh makna.

Di Pulau Dewata, mereka berusaha melakukan instrospeksi diri merenungkan apa yang telah terjadi pada diri mereka dan bahtera rumah tangganya. Mereka saling menyadari kekurangan masing-masing supaya di tahun 2021 bisa lebih baik lagi tidak mengulangi kesalahan yang sama yang pernah dilakukan di masa lalu.

"Melewati pergantian tahun hanya di villa, nggak mau kemana-mana, ditemani mie instan. Tapi kami ngobrol momen apa yang memorable dan paling menyebalkan di tahun yang kita lewati. Kami saling bercerita," tutur Arda kepada JawaPos.com Jumat (1/1).

"Tahun Baru ini sangat berbeda. Saya biasanya dengan Naff perform di mana, sementara Tantri dengan Kotak perform di mana. Kami selalu tidak bertemu karena Tahun Baru itu momen hajatan anak band, lebarannya musisi," paparnya.

Pagi setelah pergantian tahun, Arda bersama Tantri dan anak-anaknya main ke pantai untuk menikmati indahnya alam. Mereka bahagia bisa bermain sekeluarga sambil menikmati pagi di hari pertama tahun 2021.

"Kami memang tidur lebih awal tadi malam agar pagi tadi kami sekeluarga bisa main ke pantai dalam keadaan sepi. Tahun 2021 pagi tadi kami sambut dengan main ombak. Segala redup terang 2020 mampu kita lewati dengan lapang dada," ungkapnya.

Kendati bagi banyak orang tahun 2020 adalah tahun penuh tantangan bahkan mungkin bisa disebut tahun penderitaan, bagi pasangan Arda Naff dan Tantri justru tahun 2020 adalah tahun keberuntungan. Hal itu karena mereka bisa benar-benar melakukan quality time bersama keluarga yang selama tahun-tahun sebelumnya hal ini jarang terjadi akibat kesibukan masing-masing.

"Tahun 2020 ternyata diramalkan tahun keberuntungan memang benar terjadi, lha kok bisa? Iya keberuntungan untuk anak-anak kami, bisa bareng terus, bonding yang kuat," tuturnya.
EDITOR: Banu Adikara