← Beranda
IRGC Klaim Hancurkan Tiga Jet Tempur F-35 AS di Yordania, Tensi Tinggi Iran-Amerika
Rian Alfianto• Senin, 3 Agustus 2026 | 15.33 WIB
Ilustrasi pesawat tempur F-35. (Air & Space Forces Magazine)

JawaPos.com - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim kembali menghancurkan tiga jet tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat dalam serangan rudal balistik yang menyasar pangkalan udara Al-Azraq di Yordania.

Jika benar, serangan tersebut menjadi eskalasi terbaru dalam konflik yang kembali memanas setelah gencatan senjata antara Washington dan Teheran dinyatakan berakhir.

Menurut laporan kantor berita Iran, IRNA, IRGC menyebut serangan dilakukan pada pagi hari 1 Agustus dengan menargetkan hanggar perbaikan serta area parkir pesawat di pangkalan udara Al-Azraq.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp 20.000 Hari Ini Jadi Rp 2.708.000 per Gram, Cek Detailnya!

Dalam pernyataannya, IRGC mengklaim tiga jet tempur F-35 hancur akibat serangan tersebut, sementara tiga unit lainnya mengalami kerusakan.

Klaim itu menambah daftar serangan yang sebelumnya diumumkan IRGC. Pada 30 Juli, pasukan elite Iran tersebut juga mengaku telah menghancurkan tiga pesawat F-35 di pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di Yordania.

Hingga kini, belum ada konfirmasi independen maupun pernyataan resmi dari pihak Amerika Serikat mengenai klaim kerusakan pesawat tempur tersebut.

Serangan Terjadi Setelah Gencatan Senjata Berakhir

Baca Juga: Manchester United Jalani Pramusim Gemilang, Bryan Mbeumo Cetak Brace ke Gawang Atletico Madrid

Meningkatnya ketegangan dipicu keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang pada 8 Juli mengumumkan bahwa gencatan senjata yang dicapai dengan Iran pada malam 18 Juni tidak lagi berlaku.
Sejak saat itu, militer AS melancarkan beberapa serangan terhadap sasaran di wilayah Iran.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi tersebut merupakan aksi balasan atas langkah Teheran yang dituding mengancam kapal-kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling penting di dunia.

 

Iran Balas Serang Pangkalan AS

Iran merespons operasi militer tersebut dengan melancarkan serangan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa negara Timur Tengah.

Teheran juga menuduh Washington telah melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya disepakati kedua negara.
Rangkaian aksi saling serang ini memperlihatkan konflik Iran dan Amerika Serikat kembali memasuki fase yang lebih berbahaya.

Klaim terbaru IRGC mengenai hancurnya jet tempur F-35 di Yordania pun berpotensi memperbesar ketegangan di kawasan, meski hingga saat ini belum dapat diverifikasi secara independen.

EDITOR: Bintang Pradewo