JawaPos.com - Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia menjadi momentum bagi sejumlah negara sahabat untuk menyampaikan ucapan sekaligus menegaskan harapan terhadap hubungan bilateral dengan Indonesia.
Amerika Serikat, Mesir, Jerman, Polandia, dan Swiss sama-sama menyoroti pentingnya persahabatan dan kerja sama yang terus berkembang. Ucapan tersebut disampaikan para pejabat dan duta besar melalui kanal resmi masing-masing pada Senin (17/8).
Pesan yang muncul tidak berhenti pada ucapan selamat, tetapi juga membawa konteks berbeda, mulai dari sejarah pengakuan kemerdekaan hingga kemitraan strategis dan masa depan kerja sama.
Duta Besar Mesir untuk Indonesia, Yasser Hassan Faraq Elshemy, menjadi salah satu diplomat yang menyinggung secara khusus hubungan historis kedua negara.
Melalui akun Instagram @embassyofegypt.jakarta, Elshemy menyampaikan ucapan selamat atas nama pemerintah dan rakyat Mesir. Ia menekankan kebanggaan Mesir terhadap hubungan sejarah dengan Indonesia, termasuk statusnya sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia.
“Mesir sangat bangga dengan ikatan sejarah antara kedua bangsa kita serta statusnya sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia,” kata Elshemy.
Mesir tercatat memberikan pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia secara de facto pada 22 Maret 1946, sebelum kemudian memberikan pengakuan secara de jure pada 10 Juni 1947.
Bagi Mesir, sejarah tersebut menjadi salah satu fondasi hubungan kedua negara hingga saat ini. Elshemy menegaskan komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis dan memperluas kerja sama demi kesejahteraan masyarakat kedua negara. Ia juga menyampaikan harapan agar Indonesia terus maju dan meraih kesuksesan.
AS tekankan kemitraan dan masa depan Indo-Pasifik
Pesan berbeda datang dari Amerika Serikat. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyampaikan ucapan selamat atas HUT ke-81 RI melalui akun X Kedutaan Besar AS Jakarta.
Rubio menyoroti hubungan jangka panjang Indonesia dan Amerika Serikat yang dibangun di atas komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang demokratis.
Ia juga menggarisbawahi visi bersama untuk kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
Pesan tersebut memperlihatkan bahwa Washington melihat hubungan dengan Indonesia dalam konteks yang lebih luas, terutama terkait kerja sama dan kepentingan bersama di kawasan Indo-Pasifik.
Jerman soroti 74 tahun hubungan
Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, turut menyampaikan ucapan melalui akun Instagram @germanembassyjkt.
Beste menyoroti hubungan Indonesia dan Jerman yang telah berlangsung selama 74 tahun. Menurutnya, hubungan tersebut dibangun atas rasa saling menghormati, kepercayaan, dan kepentingan terhadap kesejahteraan kedua negara.
“Kami menghargai persahabatan ini dan yakin kerja sama ini akan terus berkembang demi kemajuan dan kesejahteraan kedua negara,” kata Beste mengutip ANTARA.
Jerman berharap semangat kemerdekaan Indonesia dapat terus menginspirasi kemajuan, perdamaian, dan kemakmuran dunia.
Polandia ajak melihat masa depan Indonesia
Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Barbara Szymanowska, juga memberikan ucapan selamat melalui akun Instagram @dubes_polandia.
Szymanowska menyampaikan selamat kepada pemerintah dan rakyat Indonesia sekaligus mengajak masyarakat merayakan pencapaian sejarah Indonesia.
Namun, pesannya tidak hanya melihat ke belakang. Ia juga mengajak menatap masa depan Indonesia yang penuh harapan.
Szymanowska berharap persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Polandia semakin erat serta membawa manfaat bagi kedua negara.
Swiss rayakan 75 tahun kemitraan
Sementara itu, Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Konstantin Obolensky, membawa pesan yang berbeda dengan menyoroti pengalaman pribadinya setelah tiba di Indonesia.
Melalui akun Instagram @swissinindonesia, Obolensky mengatakan dirinya baru tiba di Indonesia, tetapi telah merasakan kehangatan dan semangat masyarakat Indonesia.
Ia menyebut perayaan 81 tahun kemerdekaan Indonesia sebagai sebuah kehormatan, terlebih tahun ini juga menandai 75 tahun kemitraan Indonesia dan Swiss.
Menurut Obolensky, perjalanan hubungan kedua negara selama itu merupakan sesuatu yang luar biasa dan membanggakan. Ia berharap kemitraan Indonesia-Swiss dapat terus berlanjut dan berkembang di masa depan.
Lima pesan, satu harapan untuk Indonesia
Ucapan dari lima negara sahabat tersebut memperlihatkan bagaimana masing-masing negara melihat hubungan dengan Indonesia dari sudut berbeda.
Mesir mengedepankan ikatan sejarah dan perannya sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Amerika Serikat menyoroti kemitraan strategis serta visi Indo-Pasifik, sementara Jerman menekankan perjalanan hubungan selama 74 tahun.
Polandia memilih menyoroti persahabatan dan masa depan Indonesia. Adapun Swiss menggunakan momentum HUT RI untuk menandai 75 tahun kemitraan kedua negara.
Indonesia sendiri memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan pada 17 Agustus 2026 dengan tema 'Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur'.
Baca Juga: Hari ini Terakhir Pemesanan! Tiket Whoosh Diobral mulai Rp 8.800 Meriahkan HUT ke-81 RI
Rangkaian ucapan tersebut menunjukkan bahwa bagi negara-negara sahabat, kemerdekaan Indonesia bukan sekadar momentum untuk menyampaikan ucapan selamat.
Perayaan 17 Agustus juga menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali hubungan yang telah dibangun sekaligus membuka ruang bagi kerja sama yang lebih kuat di masa depan.