JawaPos.com - Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres akan terus membantu semaksimal mungkin upaya mengakhiri konflik di Ukraina secara damai.
Pernyataan itu disampaikan Dujarric, Selasa (29/9), menjawab pertanyaan RIA Novosti tentang langkah konkret apa yang akan diambil Guterres untuk menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina usai Sidang Majelis Umum PBB ke-81.
Dilansir dari Antara, Rabu (29/9), Pemerintah Rusia berulang kali menyampaikan niatnya untuk menghapus akar penyebab konflik dan mencapai perdamaian yang berkelanjutan daripada sekadar gencatan senjata sementara yang justru dimanfaatkan militer Ukraina untuk kembali mempersenjatai dirinya dan mempersiapkan serangan baru.
Moskow menilai pasokan senjata yang terus dikirim ke Ukraina dapat menghambat proses perdamaian dan membuat sekutu NATO terlibat langsung dalam konflik tersebut.
Baca Juga: Turkiye Segera Tingkatkan Diplomasi Ukraina dan Keselemaatan Pelayaran di Laut Hitam
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov juga telah memperingatkan bahwa Rusia menganggap setiap muatan berisi senjata untuk Ukraina sebagai target militer yang sah.