JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kata-kata kasar saat mengkritik wartawan dalam wawancara di Ruang Oval.
Dilansir dari laman People pada Senin (5/10), Trump menilai pertanyaan yang diajukan kepadanya selalu bernada negatif dan mengatakan tidak ada satu pun pertanyaan positif yang diberikan selama wawancara.
Trump bahkan menggambarkan setiap pertanyaan sebagai sasaran yang terus mengarah kepadanya dalam wawancara selama 75 menit.
Kritik Trump terhadap media muncul ketika wartawan menanyakan sejumlah isu, termasuk kondisi kesehatan Senator Mitch McConnell dan kemungkinan pemberian pengampunan jika Partai Demokrat menguasai Kongres.
Baca Juga: Donald Trump Umumkan Kesepakatan Pengawasan AI Bersama CEO Teknologi
Trump kemudian kembali menyoroti pemberitaan yang menurutnya tidak adil serta menuding sebagian besar berita tentang dirinya sebagai buruk dan palsu.
Trump juga menyebut sejumlah wartawan secara negatif dan menegaskan bahwa dirinya menginginkan pemberitaan yang adil, bukan sekadar pemberitaan yang selalu memujinya.
Perseteruan Trump dengan media bukan hal baru dan kembali meningkat setelah Gedung Putih membatasi akses sejumlah media, meskipun pengadilan kemudian memerintahkan pemulihan akses bagi media yang terdampak.
Dalam wawancara itu, Trump tetap mempertahankan kritiknya terhadap pemberitaan media dan mengatakan dirinya jarang mendapatkan liputan yang menurutnya positif maupun adil.
Wawancara tersebut telah menjadi sorotan sekaligus menandai penampilan Trump pada sampul majalah tersebut untuk ke-56 kalinya, melampaui rekor Richard Nixon sebagai individu dengan jumlah sampul terbanyak.