← Beranda
Donald Trump Dorong Xi Jinping Perbaiki Hubungan Tiongkok dengan Jepang
Antara• Kamis, 8 Oktober 2026 | 21.13 WIB
Tangkapan layar detik-detik Donald Trump berjabat tangan dengan Xi Jinping. (CGTN)

 

 

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendorong Presiden Tiongkok Xi Jinping untuk memperbaiki hubungannya dengan Jepang serta mencabut pembatasan ekspor Beijing terhadap Tokyo.

Seperti dilaporkan media South China Morning Post Hong Kong, Kamis (8/10), Trump menyampaikan hal itu dalam pembicaraan mereka pada September di Washington.

Dalam laporan itu disebutkan Trump mengatakan pembatasan ekspor Tiongkok terhadap pengiriman barang-barang ke Jepang, termasuk logam tanah jarang, menjadi ancaman bagi industri Amerika yang bergantung pada pemasok Jepang.

Trump juga menggambarkan pembatasan oleh Tiongkok itu sebagai bentuk pelanggaran tidak langsung terhadap kesepakatan gencatan perdagangan antara AS dan Tiongkok yang dilakukan pada Oktober 2025 di Korea Selatan.

Selain itu, Trump juga meminta Xi bertemu Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, lapor surat kabar Hong Kong itu dengan mengutip sumber yang mengerti diskusi antara kedua pemimpin AS dan Tiongkok tersebut.

Dilaporkan pula bahwa Xi tidak terlalu menerima permintaan Trump dalam pertemuan tingkat tinggi di Washington itu. Sebaliknya, justru Xi mengatakan bahwa perselisihan antara Tiongkok dan Jepang harus dipisahkan dan tidak boleh berpengaruh terhadap hubungan antara Tiongkok dengan AS. Xi juga memperingatkan tentang risiko meningkatnya militerisme Jepang.

Hubungan antara Tiongkoj dan Jepang telah memburuk tajam sejak PM Takaichi menyatakan dalam pernyataannya di Parlemen Jepang pada November 2025 lalu bahwa serangan terhadap Taiwan, yang diklaim Beijing, dapat memicu respons dari pasukan pertahanan Jepang sebagai dukungan terhadap AS.

Geram atas komentar Takaichi, otoritas Tiongkoj sejak itu meningkatkan tekanan politik dan ekonomi terhadap Jepang, termasuk pembatasan perdagangan logam tanah jarang untuk memproduksi berbagai produk teknologi tinggi.

Beijing juga mengkritik kebijakan penguatan pertahanan pemerintahan Takaichi, dengan mengeklaim bahwa "neo-militerisme" sedang meningkat di negaranya.

Dilaporkan pula, Jepang telah mendorong pembicaraan antara Takaichi dan Xi di sela-sela KTT Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik yang akan diadakan di Shenzhen, Tiongkoj, pada November. Namun, Beijing menolak permintaan tersebut.

Baca Juga: Trump Akui Tak Banyak Bahas Keamanan AI dengan Xi Jinping, Sebut AS Harus Tetap Memimpin

Sebagai gantinya, Negeri Pandadddddrrbh menawarkan pertemuan antara Takaichi dan PM Tiongkok Li Qiang, tetapi Jepang memberikan sinyal bahwa hal itu tidak dapat diterima. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan