← Beranda
Brigadir Ridhal Diduga Tewas Karana Bunuh Diri, Polri Ungkap Hasil Temuannya
Sabik Aji Taufan• Sabtu, 27 April 2024 | 14.34 WIB
Ilustrasi: police line. Cerita Tragis Truk Pengungsi Gempa Terjun ke Jurang, Lima Tewas
JawaPos.com - Tewasnya Brigadir Ridhal Ali Tomi diduga kuat karena bunuh diri. Dugaan ini muncul setelah penyidik meminta keterangan sejumlah saksi. 
 
"Kami melaksanakan kegiatan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi salah satunya adalah pemilik dari rumah atas nama Ibu Devi," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Rahmat Idnal kepada wartawan, Sabtu (27/4).
 
Selain saksi, penyidik juga menganalisa bukti elektronik berupa rekaman CCTV. Sehingga kesimpulan awal korban tewas karena bunuh diri.
 
Baca Juga: Lamar Dhika Himawan di Tokyo, Brandon Salim Malah Disabet dengan Baju Kotor
 
"Dari keterangan saksi olah TKP dan juga didukung dari bukti barang bukti yang ada, dan juga alat bukti berupa CCTV yang kami sudah putar, kami bisa mengambil kesimpulan untuk sementara bahwa dugaan yang bersangkutan bunuh diri," imbuhnya.
 
Sebelumnya, Anggota Satlantas Polresta Manado, Brigadir Ridhal Ali Tomi ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala di Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan. Dia tewas di dalam mobil Alphard warna hitam.
 
Kabar tewasnya Brigadir Ridhal dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Saat ini kasus sudah ditangani Polsek Mampang.
 
Baca Juga: Polri Temukan Senjata Api di Lokasi Tewasnya Brigadir Ridhal
 
"Polsek mampang Polrestro Jaksel Polda Metro Jaya telah menangani sejak awal proses penyelidikan ini," kata Trunoyudo.
 
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Ade Rahmat Idnal mengidentifikasi kematian Brigadir Ridhal karena bunuh diri, bukan pembunuhan. "Bukan penembakan ya," kata dia saat dikonfirmasi, Jumat (26/4).
 
Ade menuturkan, korban tewas dengan menembakan senjata api ke kepalanya sendiri. Korban ditemukan sudah tak bernyawa di dalam mobilnya. "Iya bunuh diri menembak kepalanya menggunakan senpi," tegasnya.
 
 
EDITOR: Bintang Pradewo