← Beranda
Hujan Besar Sebabkan Dinding Sepanjang 25 Meter di Tol Serpong – Cinere longsor
Ryandi Zahdomo• Minggu, 3 November 2024 | 03.51 WIB
Dinding tembok pembatas ambrol di ruas Tol Cinere, Depok, Sabtu (02/11/2024). Diketahui, saat ini kondisi di beberapa wilayah Jabodetabek memang diguyur hujan. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
 
JawaPos.com -  Dinding Penahan Tanah (DPT) Jalan Tol Serpong – Cinere sepanjang 25 meter longsor pada Sabtu (2/11). Insiden longsong itu terjadi di KM 35+200 A Ruas Tol Serpong Cinere pada pukul 14.15 WIB. 
 
Direktur Utama PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) Mirza Nurul Handayani menjelaskan, longsor terjadi diduga akibat tingginya curah hujan dalam waktu cukup lama. Sehingga, terjadi rembesan air dari saluran belakang DPT.
 
Kondisi itu menyebabkan tanah bergeser dan mendorong DPT ke sisi jalan tol. 
 
Baca Juga: 5 Shio yang Siap Menarik Keberuntungan Sepanjang 4-10 November 2024, Ada Babi!
 
"Akibat kejadian tersebut, puing longsoran sempat memasuki lajur tol, namun saat ini telah dilakukan pembersihan dan pengamanan oleh petugas di lapangan," ujar Mirza, Sabtu (2/11/2024). 
 
Setelah kejadian tersebut, PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) selaku pengelola Ruas Tol Serpong-Cinere, PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor pemeliharaan dan Jasamarga Tollroad Operator (JMTO)  bersama Kepolisian Jalan Raya (PJR) Turangga 007 segera melakukan pengamanan area longsor dengan melakukan penutupan sementara bahu luar dan lajur 1 dan lajur 2.
 
Kemudian dilanjutkan dengan melakukan pembersihan puing longsoran di lokasi, serta melakukan proteksi tanah dan area longsor dengan mengalihkan aliran air agar air tidak memasuki bidang longsor.
 
Baca Juga: Anak Buahnya Terlibat Beking, Meutya Hafid Klaim Kementerian Komdigi telah Blokir 187 Ribu Situs Judi Online
 
"Setelah penanganan awal, telah dilakukan proteksi area longsor dan pembersihan area puing sehingga kendaraan dapat melalui lajur 1 dan lajur 2 kembali," terang Mirza. 
 
Penanganan dilanjutkan dengan upaya pemasangan shoring sebagai perlindungan Struktur DPT yang masih berdiri dan pembongkaran DPT yang longsor. Serta menggunakan cerucuk bambu untuk meningkatkan daya dukung lereng sebelum dilakukan penanganan permanen setelah dilakukan evaluasi pada struktur DPT.
 
Baca Juga: TKN Menjadi GSN, Prabowo Ingin Semua Pihak Bersatu untuk Mewujudkan Indonesia Emas
 
"PT CSJ memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian tersebut dan selama proses penanganan berlangsung," ucap Mirza.
 
Pengguna jalan yang melintas diimbau agar lebuh berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Antisipasi arah perjalanan untuk menghindari kepadatan.
EDITOR: Banu Adikara