JawaPos.com - Laga panas Derby Serumpun antara Timnas Indonesia melawan Malaysia pada lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 siap digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (28/9) pukul 19.30 WIB.
Guna mengawal duel sengit perebutan puncak klasemen ini, sebanyak 5.250 aparat gabungan dikerahkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan kondusif.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Akhmadi, mengonfirmasi bahwa pengamanan melibatkan personel gabungan dari unsur TNI dan Polri yang disebar di area dalam hingga ring luar Senayan.
"Total kuat pengamanan personel 5.250 personel gabungan di kawasan Gelora Bung Karno dan sekitarnya untuk pengamanan laga hari ini," ujar Akhmadi, Senin (28/9).
Sesuai regulasi dan arahan yang berlaku, seluruh personel pengamanan dipastikan mengedepankan pendekatan humanis selama bertugas mengawal suporter kedua belah pihak.
"Tidak ada anggota yang membawa senpi selama pengamanan, penggunaan gas air mata atas dasar permintaan dari pihak penyelenggara," tegas Akhmadi.
Mengenai kedatangan tim tamu, pihak kepolisian tetap memberikan pengawalan standar internasional tanpa melibatkan kendaraan taktis (rantis) sesuai aturan FIFA.
"Tidak ada (rantis), rantis itu tidak diperbolehkan oleh FIFA, jadi memang ada pengawalan karena tamu internasional, tetapi tidak ada protokol khusus," tambahnya.
Guna mencegah kemacetan parah di sekitar pusat kota, polisi mengimbau masyarakat umum yang tidak berkepentingan untuk menghindari kawasan Senayan dan mencari rute alternatif sepanjang sore hingga malam hari.
Psywar dan Tekanan Tinggi bagi John Herdman
Di sisi lapangan, duel malam ini memegang peranan krusial bagi peta persaingan Grup A.
Malaysia saat ini memimpin klasemen dengan tiga poin unggul selisih gol usai membantai Bangladesh 3-0, sementara Indonesia menempel ketat di posisi kedua usai membekuk Singapura 2-0.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengaku sudah mempedomani tingginya intensitas serta gengsi rivalitas kedua negara dari interaksinya bersama warga lokal.
"Setiap sarapan, orang yang sama selalu mengatakan kepada saya, ‘Malaysia, Malaysia, kamu harus menang’. Jadi saya memahami bahwa ini adalah pertandingan besar," ungkap juru taktik asal Inggris tersebut.
Herdman menegaskan pengalamannya memimpin laga sarat gengsi seperti derby Amerika Utara saat melatih Kanada menjadi modal penting untuk menggembleng mental anak asuhnya.
"Seperti yang selalu saya sampaikan kepada para pemain, hormati pertandingan dan momennya. Jangan bermain karena terbawa suasana pertandingan, tetapi hormati pertandingan tersebut," tegas Herdman.