← Beranda
Ditemukan Meninggal Dunia, Pelajar SMPN 92 Jakarta Tinggalkan Surat untuk Orang Tua
Ryandi Zahdomo• Rabu, 30 September 2026 | 16.22 WIB
ILUSTRASI SURAT WASIAT.

JawaPos.com - Seorang pelajar SMPN 92 Jakarta berinisial FS ditemukan meninggal dunia dalam kondisi menggantung di pinggir Kali Jalan Poncol Atas, RT 07/RW 15, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (29/9).

Sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat meninggalkan selembar surat berisi pesan menyentuh untuk kedua orang tuanya.

Dalam surat yang ditemukan di dekat lokasi kejadian, FS menyampaikan permohonan maaf yang mendalam karena merasa belum mampu menjadi sosok anak yang membanggakan keluarga.

Baca Juga: Tol Prosiwangi Segmen Gending-Paiton Resmi Dibuka Hari Ini, Gratis 14 Hari

"Maaf mah, pah aku belum bisa banggain mamah sama bapak," tulis FS dalam pesan terakhirnya.

Tidak hanya itu, korban juga mengutarakan penyesalannya karena merasa belum bisa berbakti. Ia bahkan menyebut langkah nekat tersebut diambil lantaran tak ingin menjadi beban bagi orang lain.

"Maaf aku lakuin ini mah, pah. Aku lebih baik begini daripada hidup harus rugiin orang lain," lanjutnya.

Kronologi Penemuan oleh Petugas PPSU

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi menuturkan, saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam sekolah putih-biru lengkap beserta tas sekolahnya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang petugas P3S/PPSU bernama Dedi saat hendak beristirahat sekitar pukul 11.30 WIB, usai menerima laporan dari seorang pemulung yang sedang mencari barang bekas di pinggir kali.

"Menurut keterangan saksi, saat akan istirahat sebagai Petugas PPSU bernama Dedi pukul 11.30 WIB, mendapat informasi dari pemulung yang sedang mencari barang-barang bekas di pinggir kali ada mayat katanya," ujar Made, Rabu (30/9).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dedi langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) yang saat itu sudah mulai dipadati warga. Di lokasi, terlihat tubuh korban sudah dalam posisi tengkurap.

Pihak PPSU segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Pulogadung untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

"Kemudian tim Reskrim melakukan Cek TKP bersama Tim Ident. Posisi korban sudah tidak bernyawa tengkurap dan kepala menghadap serong kiri serta di leher korban didapati satu lilitan kabel yang terikat di pohon sekira 1 meter," terang Made.

Usai olah TKP, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk menjalani proses visum. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban terkait insiden ini.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah