JawaPos.com - Rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow resmi diberlakukan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek mulai KM 21 hingga KM 23 arah Cikampek pada Rabu (30/9) pukul 07.31 WIB.
Langkah ini diambil atas diskresi pihak Kepolisian guna mengurai antrean kendaraan yang memadat di koridor tersebut.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama aparat kepolisian langsung menerjunkan personil di lokasi untuk mengatur alur kendaraan sekaligus memastikan penanganan kemacetan berjalan aman.
Baca Juga: 26.569 Bangunan Fisik Kopdes Merah Putih Rampung, Jawa Timur Terbanyak
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol Jauzy Anbiya menegaskan, penyiapan lajur penyeimbang ini disiagakan sejak pagi hari untuk meredam penumpukan arus lalu lintas.
"Pemberlakuan contraflow mulai KM 21 s.d. KM 23 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek pada Rabu (30/09) pukul 07.31 WIB. Petugas JTT bersama Kepolisian telah berada di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas serta memastikan rekayasa lalu lintas berjalan dengan aman dan lancar," jelas Jauzy, Rabu (30/9).
Langkah ini akan terus dipantau secara berkala menyesuaikan dinamika volume kendaraan di lapangan.
Manajemen JTT meminta seluruh pengguna jalan yang hendak melintas di area rekayasa untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga batas kecepatan aman.
Pgs. VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Dary Achmad Budi mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati selama melintasi jalur contraflow.
"JTT memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan, menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan saat memasuki jalur contraflow, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan," ucap Dary.
Pengguna jalan dapat memantau update situasi lalu lintas secara real-time melalui layanan One Call Center 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133 atau memanfaatkan aplikasi Travoy.