← Beranda
Kawasan Lapangan Banteng Molek November 2026, Ada Opsi Parkir Bawah Tanah
Ryandi Zahdomo• Kamis, 1 Oktober 2026 | 02.41 WIB
Suasana masyrakat memenuhi stand UMKM saat lebaran Betawi di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (11/04/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta menargetkan proyek penataan kawasan Lapangan Banteng dan Gedung AA Maramis di Jakarta Pusat selesai pada 22 November 2026.

Progres pengerjaan area publik ini telah mencapai 63 persen hingga akhir September 2026 dan diproyeksikan menjadi fondasi awal dari revitalisasi besar-besaran kawasan bersejarah Pasar Baru.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan, penataan ini dirancang untuk menciptakan ruang kota yang tertata ramah, nyaman, dan saling terhubung bagi warga ibu kota.

Baca Juga: 4 Pasangan Zodiak Ini Diprediksi Paling Jago Cari Cuan dari Nol

"Pembangunan sudah mencapai 63 persen. Targetnya 22 November sudah bisa dinikmati masyarakat," ujar Wagub Rano Karno saat meninjau lokasi pembangunan, Rabu (30/9).

Ruang Publik Utama dan Pusat Kegiatan Massal

Revitalisasi kawasan ini ditujukan untuk memperkuat peran Lapangan Banteng sebagai ruang terbuka publik serbaguna. Tempat ini disiapkan agar mampu menampung agenda kemasyarakatan hingga acara besar berskala nasional.

Wagub Rano menilai popularitas Lapangan Banteng kini makin meroket sebagai lokasi event di Jakarta, bersaing ketat dengan stadion megah di utara Jakarta.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Sagittarius Besok Kamis 1 Oktober 2026: Kurangi Tekanan dan Jaga Fokus

"Lapangan Banteng ini sudah menjadi tempat event, mungkin nomor dua di Jakarta setelah Jakarta International Stadium (JIS). Terakhir yang performance di sini Slank dengan jumlah penonton 12 ribu orang," jelas Wagub Rano.

Jalur Pedestrian dan Wacana Parkir Basement

Sektor aksesibilitas menjadi perhatian utama dalam proyek ini, di mana hak penyeberang dan pejalan kaki diprioritaskan. Skema arus lalu lintas sekitar turut disesuaikan demi meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Guna mengatasi potensi kemacetan dan kebutuhan lahan parkir pengunjung acara, Pemprov DKI Jakarta tengah mengkaji opsi pembuatan kantong parkir bawah tanah (basement) tepat di bawah lapangan sepak bola. Konsep penataan parkir ini merujuk pada model yang telah diterapkan di Gelora Soemantri Brodjonegoro.

Lanjut Integrasi ke Kawasan Pasar Baru

Usai penataan Lapangan Banteng dan Gedung AA Maramis tuntas, Pemprov DKI Jakarta bersiap melangkah ke tahap selanjutnya. Pemerintah akan menggandeng pemangku kepentingan swasta untuk menata area bisnis Pasar Baru.

"Habis ini mungkin kita akan mulai Pasar Baru. Karena yang kita pakai kan aset mereka, tapi sebetulnya mereka sendiri sudah welcome," imbuh Wagub Rano.

EDITOR: Bintang Pradewo