JawaPos.com - Mabes TNI AD (Mabesad) turun tangan atas dugaan penyalahgunaan rumah seorang perwira TNI AD di wilayah Cijantung, Jakarta Timur (Jaktim) sebagai markas judi online (judol).
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen Dony Pramono memastikan bahwa informasi yang beredar di media sosial (medsos) dan menjadi atensi publik itu kini dalam penyelidikan oleh jajaran Angkatan Darat.
”Semua masih dalam penyelidikan,” ungkap dia saat dikonfirmasi pada Rabu malam (7/10).
Atas dugaan itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak juga sudah buka suara.
Baca Juga: Rumah Perwira TNI AD Diduga Jadi Markas Judol Disorot Warganet, KSAD Bakal Tindak Tegas
Orang nomor satu di TNI AD tersebut memastikan bakal menindak tegas jika ada laporan masuk. Keterangan itu disampaikan oleh Maruli saat diwawancarai oleh awak media di Kompleks Istana.
”Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas. Kalau kita pasti respons cepat. Sudah, pasti cepat. Kalau kita cepat lah,” tegas Maruli.
Sebelumnya, akun media sosial Badan Perwakilan Netizen 2 mengunggah video dengan keterangan muncul temuan dugaan penyalahgunaan rumah milik perwira TNI AD.
Rumah itu berada di Komplek KPAD, Jalan Sederhana, Cijantung, Jakarta Timur (Jaktim). ”Wah ini ada yang nggak beres nih, pantesan pagarnya tinggi. Ini kayak judi online ini. Jangan ada yang keluar rumah,” kata seseorang dalam video tersebut.
Tidak hanya itu, orang yang sama tampak mempertanyakan sejumlah peralatan seperti monitor dan PC.
Baca Juga: Jalani Sidang Perdana di PN Jakpus, Febrie Adriansyah Dikawal Ketat TNI
Alat-alat itu tampak digunakan oleh beberapa orang. Orang yang sama meminta tidak ada satu pun yang keluar dari rumah tersebut karena petugas sedang dipanggil.
Dalam unggahan yang sama disampaikan bahwa video itu direkam pada 4 Oktober lalu. Meski ada di dalam Kompleks Tentara, orang yang ada dalam video itu juga mengaku sudah curiga terhadap aktivitas yang dilakukan orang-orang di rumah tersebut.
”Nggak bener ini, nggak bener kalian,” ucap orang tersebut.